Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Thevocket.com
Dream - Setelah menunggu hampir dua tahun lamanya, para fans Avengers tak lama lagi bakal bisa memainkan tokoh jagoan mereka di konsol game.
Yup, Marvel baru saja merilis trailer dari game Avengers.
Namun baru beberapa hari dirilis, trailer game ini langsung dibanjiri respons negatif dan kekecewaan dari netizen di media sosial.
Coba saja kamu perhatikan wajah karakter di game ini? Banyak netizen yang merasa kecewa karena wajah para superhero ini sama sekali tidak mirip dengan tokoh di film.
the Avengers i ordered vs. the Avengers i got at #e3 pic.twitter.com/V9eY4XRM21
— cait petrakovitz ð��� (@misscp)11 Juni 2019
Menurut netezen wajah karakter di game itu terlalu imut. Sama sekali tidak menunjukan karakter superhero yang sesungguhnya.
Melansir thevocket.com, ada alasan mengapa versi Marvel Cinematic Universe (MCU) dari setiap karakter Avengers tidak digunakan untuk versi video game.
#SquareEnixE3 #Avengers #E3
You: That’s Tony Stark.
Me, an intellectual: That’s Luke Wilson. pic.twitter.com/dzhivnBDrV— Nerd Girl Says (@Rachael_Conrad)11 Juni 2019
Ternyata hal itu terkait dengan hak cipta gambar. Pihak SquareEnix dan Marvel harus membayar royalti jika mereka ingin menggunakan Robert Downey Jr, Chris Evans dan aktor Avengers lainnya untuk video game ini.

Mungkin setelah melihat reaksi dan komentar negatif masyarakat komentar dari kerumunan, Marvel dan Square Enix dapat membuat beberapa perubahan untuk menarik kembali minat masyarakat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya