Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Mempelai Pria Batalkan Pernikahan Gegara Nilai Rapor Pasangannya Jelek, Alasannya Sebenarnya Bikin Emosi (Shutterstock)
Dream - Di zaman modern seperti saat ini, warga perkotaan mungkin tak lagi terlalu memperhatikan status sosial ketika menikahan putra-putrinya. Namun jangan beranggapan pemikiran yang sama juga dimiliki warga di berbagai daerah lain di dunia.
Pernikahan yang batal karena status sosial masih sering terjadi. Meski tidak semua, rata-rata keluarga lebih menyukai pasangan dengan status sosial yang sama.
Sama halnya dengan pria satu ini. Ia bersikeras ingin membatalkan pernikahan dengan alasan prestasi akademik mempelai wanita terlalu buruk.
Dilansir dari Eva.vn, awalnya pasangan di India itu dijadwalkan menggelar pernikahan pada 4 Desember 2022 lalu. Lebih dari setengah prosesi pernikahan pun telah digelar.
Namun beberapa hari sebelum akad nikah, mempelai pria bernama Sonu tiba-tiba ingin membatalkan pernikahan.
Keputusan tersebut tentu membuat banyak orang bertanya-tanya. Ternyata Sonu ingin membatalkan pernikahan karena nilai rapor SMA mempelai wanita sangat jelek.
Sonu mengatakan, ia dan keluarga tidak terima jika calon pasangannya marupakan orang dengan prestasi rendah.
Namun sebaliknya ayah mempelai wanita mengungkapkan bahwa alasan sebenarnya pihak pria membatalkan pernikahan dipicu masalah mahar yang sedikit. Keluarga wanita tidak menyiapkan mahar sesuai dengan permintaannya.
Ayah mempelai wanita mengatakan keluarganya hanya mampu memberi uang senilai Rp2 juta.. Beberapa hari kemudian Sonu tiba-tiba meminta tambahan lagi.
Keluarga wanita mengatakan mereka tidak memiliki uang. Atas kejadian tersebut pihak keluarga tidak menerima.
Sonu akhirnya dilaporkan ke polisi. Namun kedua keluarga kemudian memilih untuk berdamai.
(Laporan: Nur Rahma/Sumber:Eva.vn)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam