Gaya Fesyen di Korut, Jaket Bisa Dimakan

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 29 Januari 2019 07:00
Gaya Fesyen di Korut, Jaket Bisa Dimakan
Untuk menghindari kelaparan.

Dream - Korea Utara memiliki keunikan fesyen tersendiri. Baru-baru ini, negeri yang dimpimpin Kom Jong Un itu menampilkan gaya busana baru.

Tren busana itu terinspirasi gaya pemimpin tertinggi Korut itu. Menurut laman The Sun, gaya pakaian berupa jaket tebal untuk musim dingin itu juga dilengkapi serat berprotein tinggi.

Jaket tebal tersebut dikeluarkan oleh negara untuk pria dan perempuan. Pakaian ini untuk orang-orang yang menjalani pelayaran dan eksplorasi, serta pendakian gunung.

Jaket itu dideskripsikan terbuat dari kain flanel yang seratnya terbuat dari berbagai elemen protein, asam amino, jus buah, magnesium, zat besi, dan kalsium yang dapat dikonsumsi saat kelaparan.

Selain zat-zat tersebut, jaket ini juga memiliki kemampuan cerdas memantau atau merasakan kondisi tubuh penggunanya.

Jaket ini diproduksi oleh Pusat Penelitian Busana Kim yang merupakan bagian dari Institut Bahan Pangan dan Kebutuhan Harian, yang berada di bawah Kementerian Industri.

1 dari 1 halaman

Gaya Pakaian di Korut

Jaket tersebut menjadi salah satu busana yang ada di katalog Pusat Penelitian Busana. Katalog pria yang dibagikan memiliki 47 halaman, sementara itu untuk perempuan terdiri dari 103 halaman.

Gaya pakaian lelaki Korea Utara© The Sun

Menurut laman NK News, gaya populer lain di Korea Utara yaitu tas laki-laki. " Tas laki-laki sedang digemari diantara pria di Pyongyang saat ini. Tas itu ada di mana-mana," kata petugas dari firma perjalanan Tongil Tours, Alek Sigley.

Gaya busana perempuan Korea Utara© The Sun

Meski begitu, kata Alek, seorang kawan menyebut gaya busana tersebut jadul. Seorang kawannya asal China menyebut, pakaian yang kini dikenakan masyarakat di Korea Utara mirip gaya busana perempuan di China pada 90-an.

" Tapi, bagi masyarakat setempat, itu modern dan keren," ujar dia.

Beri Komentar