Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Penemuan Buaya Raksasa Di Perumahan Warga Bikin Heboh. (Foto: Facebook)
Dream - Seekor buaya hampir satu ton ditemukan terjebak di saluran air di daerah Taman Perumahan St. Edmund Limbang, Sarawak, Malaysia.
Warga yang melihat buaya itu terpaksa menembak hewan reptil yang diketahui berbobot 800 Kilogram (Kg) tersebut. Peluru yang dilesakkan warga tak sampai membunuhnya namun membuat buaya itu terluka.
Insiden penemuan buaya berbobot hampir 1 ton itu terjadi pada 10 November lalu.
Seorang juru bicara Departemen Kebakaran dan Penyelamatan (JBPM) Pusat Sarawak mengatakan mereka menerima panggilan dari petugas Departemen Kehutanan Sarawak (JHS) untuk menangkap seekor buaya sekitar pukul 11 malam.
Setelah mendapat penjelasan rinci, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (BBP) Limbang dikirim ke lokasi.
" Setibanya di lokasi, ditemukan buaya berukuran besar di saluran pembuangan air. Buaya itu cukup agresif karena terluka setelah ditembak warga," ujarnya.

Petugas terpaksa berupaya menenangkan buaya sungai itu dengan melemparkan selembar kain ke bagian matanya, sebelum mengikatnya di samping pagar rumah warga.
Namun, saat akan mengangkat reptil sepanjang 4,5 meter itu dari saluran pembuangan air, petugas mengalami kesulitan.

Mereka harus menunggu hingga keesokan paginya ketika satu unit forklift dikerahkan untuk mengangkatnya buaya raksasa itu.

" Hari ini, petugas pemadam kebakaran dengan bantuan Perusahaan Kehutanan Sarawak (SFC) pergi ke lokasi untuk untuk mengeluarkan buaya," kata BBP Limbang dalam sebuah pernyataan.
Para petugas damkar dengan bantuan tujuh anggota SFC membutuhkan waktu hampir satu jam untuk mengangkat buaya menggunakan forklift.
Buaya tersebut kemudian ditempatkan di truk, dan diserahkan ke SFC untuk dikirim ke lokasi penangkaran di Kubong.

Sumber: World of Buzz
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam