7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Viral! Buaya Muara Raksasa Pemakan Manusia
Dream - Seekor buaya muara ditangkap di aliran sungai Desa Bangket Parak menuju Pantai Awang Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu, 7 Mei 2023 pukul 05.00 WITA
Menurut keterangan warga, pekan lalu buaya berukuran sangat besar itu diduga menerkam seorang nelayan bernama Santoso atau Amak Zaini (37) asal Kelekuh, Desa Mertak, Kecamatan Pujut.

Perburuan buaya dari jenis Crocodylus porosus itu kemudian dilakukan pada Sabtu malam, 6 Mei 2023 sekitar pukul 19.00 WITA.
Dalam perburuan tersebut, warga berhasil melumpuhkan buaya muara itu dengan alat khusus (harpoon) di sepanjang area sungai yang mengalir dari Pasung (Kuri) menuju arah Jembatan Jembak.
Buaya muara berukuran raksasa memiliki panjang 5 meter dan bobot 4 kuintal atau 400 kilogram.
Buaya raksasa itu kemudian diikat dan dinaikkan ke daratan pada Minggu pagi, sekitar jam 05.00 WITA.
Menurut Sekretaris Desa Persiapan Awang, Rusdy, penangkapan buaya muara itu dilakukan dengan cara dijebak dengan perangkap.

Sebelumnya, buaya muara itu sering meresahkan para nelayan di Pantai Awang Lombok Tengah. Apalagi setelah ada yang tewas, warga semakin was-was.
" Syukurlah buaya itu telah ditangkap, banyak warga yang menonton proses evakuasnya tadi. Untuk selanjutnya akan dibawa ke lokasi penangkaran buaya milik BKSDA NTB," kata Rusdy.
Buaya muara tersebut ditangkap warga dengan bantuan tim gabungan Bali Reptil Rescue (BRR), Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Karang Taruna Desa Mertak.

Selain ada juga bala bantuan dari Polsek Mandalika dan Pos Angkatan Laut Awang yang koordinasi dengan desa-desa sekitar seperti Kidang dan Bangkat Parak.
Dalam video yang diunggah akun TikTok @Pelabuhan Perikanan Teluk Awang, terlihat penampakan buaya muara raksasa sedang jadi tontonan warga.

Ukuran badan buaya muara itu memang sangat besar dan panjang. Perutnya bahkan terlihat mengembung. Warga menduga di dalam perut itu masih ada sisa-sisa nelayan yang diterkam beberapa hari sebelumnya.
Tampak warga bermain dengan menaiki buaya muara raksasa yang terlihat sudah tidak berdaya akibat kaki dan mulutnya yang terikat kuat.

Hanya ekornya yang tebal dan panjang dibiarkan bebas. Beruntung buaya muara itu terlihat lemas sehingga tidak mampu menggerakkan ekornya.
Andaikata masih kuat, ekor buaya yang dibiarkan bebas itu justru membahayakan karena bisa digunakan sebagai senjata yang tak kalah mematikan.
@sandrina_cantik12 viral...!!! buaya ini sempat menghebohkan Lombok karena memakan manusia. lokasinya di Awang Lombok tengah. video ini diambil oleh salah seorang netizen di Awang loteng. #buaya #buayadarat #pemakanmanusia #buayaviral #awang #buayaawang ♬ suara asli - sandrina_cantik12
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?