Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Penemuan Penjara Bawah Tanah Di Ponpes Al Fatah, Bogor (Foto: Pojoksatu.id)
Dream - Warga Ciomas Bogor, Jawa Barat mendadak dihebohkan dengan penemuan ruang bawah tanah di Kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah, Pagelaran.
Belum diketahui pasti cerita di balik ruangan tersebut, namun diduga itu adalah penjara bawah tanah peninggalan Belanda.
Penjara bawah tanah itu memiliki beberapa ruangan. Setiap ruangan dipasangi teralis besi layaknya penjara. Namun belum diketahui berapa jumlah ruangan di tempat tersebut.
© Dream
Penemuan ruang bawah tanah itu bermula saat tukang bangunan menggali tanah di lokasi pembangunan masjid di komplek Ponpes Al Fatah.
" Jadi memang itu buat bangun masjid. Ditemukan waktu tukang bangunan menggali buat pondasi masjid," ujar Warga Ciomas, Adi Warman (26) kepada pojokjabar, Kamis malam, 11 Mei 2017.
Bibir pintu masuk ke ruangan bawah tanah itu menyerupai gua dan terdapat pagar besi. Pintunya terbuat dari batu bata merah, lengkap dengan teralis besi.
© Dream
Menurut keterangan salah satu santri, di balik pintu selebar kurang lebih 100 centi meter itu ada sebuah kamar-kamar kecil. Namun tidak diketahui jumlahnya.
" Pada takut masuk karena di dalam gelap. Jadi belum bisa diketahui jumlah," katanya.
Sementara itu, pengelola Ponpes Al Fatah hingga kini belum dapat dikonfirmasi terkait penemuan penjara bawah tanah tersebut.
(Sumber: www.radarcirebon.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya