Fenomena Tiga Matahari (Daily Mail)
Dream - Fenomena munculnya 'tiga matahari' atau biasa disebut Parhelion dalam dunia ilmu pengetahuan terlihat di langit Mongolia, baru-baru ini.
Parhelion terjadi saat matahari berada di titik cakrawala terendah dan sinarnya melewati kristal es di langit sehingga cahayanya dibiaskan oleh kristal tersebut.
Kombinasi tersebut akhirnya menciptakan efek Halo dengan dua bola cahaya mirip matahari di kedua sisinya. Ini mengakibatkan matahari yang asli seolah-olah diapit oleh 'dua' matahari lainnya.
Fenomena Parhelion juga bisa disebut Sun Dog karena 'dua matahari' selalu mengikuti induknya, seperti seekor anjing yang selalu mengikuti tuannya.
Parhelion butuh kondisi spesifik. Suhu udara harus lebih rendah dari -30 derajat Celcius dan udara harus terisi uap air dan kristal es.
(Sumber: Independent.co.uk)
Advertisement

Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh