Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(c) Unilever Indonesia
Sejak awal pandemi Covid-19, PT Unilever Indonesia, Tbk. secara konsisten memberikan dukungan bagi Indonesia untuk bisa mengatasi pandemi ini. yang direalisasikan dalam berbagai bentuk. Semua dilakukan demi menuju Indonesia sehat, sejahtera, dan maju. Secara resmi diumumkan jika total bantuan yang telah diberikan mencapai Rp200 miliar. Bentuk dukungannya sendiri disalurkan secara bertahap sejak bulan Maret secara independen maupun secara kolaboratif dengan berbagai mitra di seluruh Indonesia.
Direktur PT Unilever Indonesia, Tbk. Hemant Bakshi menyampaikan jika Unilever Indonesia terus fokus pada komitmen untuk selalu bersama Indonesia. Bukan hanya kemudahan, tapi juga untuk demi mengatasi tantangan.
"Kali ini tantangan yang kita hadapi berada dalam level berbeda, diperlukan kerjasama lintas sektor untuk menghadapi berbagai dampak yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19. Dengan semangat #MariBerbagiPeran, secara berkelanjutan kami melakukan serangkaian upaya untuk membantu berbagai pihak, bergotong-royong menuju Indonesia yang sehat, sejahtera dan maju," terang Hemant.
Dukungan yang diberikan terbagi pada tiga pilar utama, yakni untuk melindungi kesehatan seluruh karyawan. Selain itu juga untuk memastikan jika Unilever Indonesia selalu tanggap dalam memenuhi dinamika kebutuhan konsumen serta memberikan kontribusi nyata untuk kesehatan dan kesejahteraan.

Harus disadari jika di masa pandemi seperti sekarang, produk kebutuhan sehari-hari semakin penting bagi konsumen, terutama pada produk kebersihan diri dan rumah. Maka dari itu, perusahaan tetap beroperasi demi memastikan ketersediaan produk guna memenuhi kebutuhan konsumen Unilever di seluruh Indonesia.
Yup, upaya tersebut tak bisa dilepaskan dari peranan ribuan karyawannya selalu diprioritaskan kesehatan dan keselamatannya. That's why protokol kesehatan selalu diterapkan dengan ketat pada semua fasilitas perusahaan sejak awal pandemi. Unilever bukan hanya menjadi salah satu perusahaan pertamam di Indonesia yang menerapkan Work From Home, tapi juga terus memantau kondisi kesehatan karyawan diiringi tim dokter perusahaan.
Karyawan-karyawan yang bekerja di pabrik dan lapangan yang bekerja di lokasi, diterapkan standard keamanan yang tinggi. Misalnya dengan pemeriksaan kesehatan secara kontinyu, melengkapi karyawan dengan alat pelindung diri (APD) yang memadai, hingga memastikan kehigienisan lingkungan kerja. Apabila terdeteksi terdapat karyawan yang mempunyai risiko kesehatan, maka perusahaan akan segera menindaklanjuti dan mengirimkan beberapa kebutuhan pemeriksaan. Di antaranya pulse oximeter, termometer digital, monitor tekanan darah digital, ventilator portabel, multivitamin.

Produk-produk Unilever Indonesia senantiasa menjadi bagian penting bagi keseharian konsumen, terlebih lagi di masa seperti sekarang. Kebutuhan akan produk kesehatan dan kebersihan meningkat dari sebelumnya, maka dari itu perusahaan melakukan beragam percepatan dan menghadirkan beragam inovasi. Hasilnya, peningkatan pasikan dilakukan dengan sangat cepat, mengakses kemasan baru, memastikan ketersediaan bahan baki, memproduksi, hingga membuatnya tersedia demi melindungi konsumen.
Beberapa produk juga diproduksi dalam jumlah ekstra untuk kemudian didonasikan kepada pihak yang membutuhkan. Salah satu contoh respon perusahaan dalam memenuhi kebutuhan tersebut adalah dengan meningkatkan produksi hand sanitizer Lifebuoy dalam beberapa minggu. Dalam waktu singkat, diluncurkan juga beberapa inisiatif baru seperti spray higienis Sahaja Spray, Wipol Disinfectant Spray, Wipol Surface Disinfecting Wipes hingga Vaseline Hand Cream Anti-Bacterial.
Dalam mendukung pencegahan penyebaran virus, aksesibilitas pun lebih dimaksimalkan melalui Unilever's Home Delivery, sehingga konsumen tetap bisa #AmanBelanjaDariRumah. Tak berhenti sampai di situ, Unilever juga memberikan anjuran bagi masyarakat akan pentingnya mengikuti protokol juga melalui berbagai kanal komunikasi. Baik secara online (media elektronik dan media sosial) maupun offline (edukasi di toko-toko).

Memastikan jika produk Unilever selalu tersedia bagi masyarakat selalu menjadi komitmen Unilever Indonesia. Berdonasi sebelum berjualan menjadi komitmen melalui semangat #MariBerbagiperan yang telah digaungkan sejak masa awal pandemi. Unilever Indonesia beserta brand-brandnya telah memberikan dukungan melalui berbagai hal sebagai upaya menjaga kesehatan dan kesejahteraan. Bentuk donasi disalurkan melalui 102 rumah sakit rujukan di seluruh Indonesia, 20 institusi pemerintahan, 29 mitra LSMM, dan 39 mitra Unilever.
Dukungan Pada Tenaga medis
Bekerja sama dengan segenap karyawan, Unilever donasikan 52.000 paket makanan senilai Rp1,8 miliar yang secara bertahap disalurkan ke tenaga kesehatan melalui sebuah inisiatif bernama “Meals for Meals”. Kemudian telah didonasikan juga 60.000 masker N95 kepada 8 Rumah Sakit Rujukan di bawah naungan PERSI serta melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dan Tangerang untuk diberikan kepada tenaga medis dan fasilitas kesehatan.
Dukungan Bagi Masyarakat
Dukungan bagi Pedagang Warung

Baru-baru ini kampanye #UnileverUntukIndonesia diluncurkan untuk memberikan dukungan nyata senilai total 40 Miliar rupiah bagi 147.000 pedagang warung di ekosistem perusahaan. Tujuannya agar ekosistem tetap sehat selamat dan dapat tetap berjualan. Hal ini dilakukan dengan cara menyumbangkan keuntungan dari transaksi dengan warung-warung tersebut selama tiga bulan ke depan. Hal itu disampaikan dalam bentuk paket berisi produk kebersihan serta alat perlindungan diri, dan tambahan modal untuk keberlangsungan usaha. Selain itu Unilever Indonesia juga meluncurkan aplikasi Sahabat Warung untuk membantu para pedagang warung untuk memastikan supply barang terjaga dengan tetap menjaga jarak untuk keselamatan mereka.
"Kali ini tantangan yang kita hadapi berada dalam level berbeda, diperlukan kerjasama lintas sektor untuk menghadapi berbagai dampak yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19. Kolaborasi dan gotong royong merupakan kunci terpenting dalam membantu mengatasi pandemi ini. Semoga Unilever Indonesia dapat terus mengambil peran strategis, dan bersama-sama kita dapat segera bangkit menuju Indonesia yang semakin sehat, sejahtera, dan maju," tutup Hemant.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya