Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Source: Kanal Youtube Sekretariat Presiden
Dream - Berbeda dengan tahun yang sudah-sudah, upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Negara tahun ini digelar sengan protokol kesehatan yang ketat.
Upacara yang yang dihelat Senin 17 Agustus 2020 itu juga tak mengundang banyak tamu. Meski demikian, ribuan undangan hadis secara virtual.
" Perayaan kali ini konsepnya sederhana sekali," ungkap Bey Machmudin, Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Negara.
" Biasanya, ada ratusan peserta upacara, sekarang 20 saja dan di mimbar kehormatan 14 orang saja," tambah dia.
Sementara itu, Presiden Jokowi tampak hadir di mimbar upacara bersama Ibu Iriana Jokowi, dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Jokowi mengenakan pakaian adat dengan dominasi warna merah dan putih bermotif Kaif berantai nunkolo.
Ia pun menerapkan protokol kesehatan dengan mengenakan masker berwarna merah dan putih. Tahun ini, yang terpilih menjadi pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) adalah Tim Sabang.
Dilansir oleh Liputan6.com, pembawa bendera merah putih di tahun ini adalah siswi SMAN 1 Bireuen, Aceh, Indrian Puspita Rahmadhani.

Sedangkan, komandan kelompok sekaligus pembentang bendera adalah Muhammad Adzan asal Nusa Tenggara Barat. Dan I Gusti Agung Bagus Kade Sanggra Wira Adhinata asal Bali sebagai pengerek bendera.
Komandan Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi pada hari ini adalah Kolonel Inf. Muhammad Imam Gogor, A.A. yang merupakan lulusan Akademi Militer pada 1998 asal Kediri.
Brigadir Jenderal TNI Syafruddin, S.E., M.M., M.Tr(Han) yang tengah menjabat sebagai Kepala Staf Garnisun Tetap I Jakarta, turut andil menjadi Perwira Upacara.
(Sumber: Liputan6.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya