Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Gubuk Reyot Mirip Kandang Ayam Milik Kakek Direnovasi Jadi Cantik Dan Imut
Dream - Salah satu cara memperindah rumah adalah melakukan renovasi. Sayangnya biaya renovasi ini tidak murah.
Terlebih jika yang punya rumah ini berasal dari golongan tidak mampu. Jangankan renovasi rumah, memikirkan makan sehari-hari saja susah.
Namun nasib seorang kakek penghuni gubuk reyot berikut ini sungguh beruntung. Rumah tidak layak huni yang ditempatinya direnovasi oleh komunitas motor.
Penampakan gubuk reyot kakek tersebut diunggah dan dibagikan oleh grup Facebook IDE RUMAH IDAMAN melalui akun Emylia Dahlans.
Beginilah kondisi gubuk reyot kakek itu yang benar-benar tidak layak dihuni. Bentuknya bukan seperti rumah lagi, tapi kayak kandang ayam.

Betapa tidak? Dinding dan atap gubuk reyot milik kakek ini terbuat dari lembaran seng. Penyangganya dari kayu yang sudah lapuk.
Untuk menghindari binatang dan hawa dingin, bagian kamarnya ditinggikan menjadi semacam rumah panggung.
Ukuran rumah ini sangat kecil dan membayangkan di dalamnya pasti terasa sumpek dan pengap.
Gubuk reyot kakek tersebut menggunakan tanah sebagai lantainya. Untung menampung air bersih hanya mengandalkan gentong tanah yang sudah usang.

Penampakan dapurnya benar-benar miris. Untuk memasak, si kakek hanya mengandalkan kayu dan tungku seadanya.

Terlihat dinding dapur yang terbuat dari seng sebagian sudah hancur dimakan karat.
Beginilah penampilan kamar tidur si kakek yang cuma dialas batang bambu dan tikar yang sudah lusuh.

Kakek terpaksa tidur bercampur dengan barang-barang yang ditumpuk-tumpuk di atas dipan bambu.
Di belakang gubuk reyot ini terdapat gubuk lainnya yang difungsikan sebagai kamar mandi sekaligus tempat buang hajat.
Setali tiga uang dengan gubuk utama, gubuk tempat mandi dan buang hajat juga terlihat menyedihkan.

Tampak kakusnya cuma dibuat dari tanah liat dan diletakkan di atas tumpukan bata ringan. Tentu saja sanitasinya tidak terjaga kebersihannya.
Beruntung ada komunitas motor yang menganggap kakek ini orangtua mereka. Jadi mereka membangunkan rumah yang mungil tapi cantik untuk si kakek.
Gubuk reyot itu sekarang berubah jadi rumah mungil minimalis berukuran 4x3 meter. Bisa dibilang bangunannya mirip rumah petak ukuran kecil.

Rumah baru si kakek sudah memakai dinding bata. Selain itu rumah tersebut sudah memiliki pintu jendela yang layak dan sehat.
Dengan atap yang dibuat miring, rumah kakek sekarang terlihat asri karena dikelilingi kebun dan tanaman hijau.

Lantainya memakai semen yang ditutup plastik bercorak papan catur. Tempat tidurnya diganti dengan kasur empuk lengkap dengan seprai dan bantalnya.

Selain itu kamar kakek dilengkapi dengan dapur dan meja makan minimalis.

Untuk memasak, dapur kakek sudah dilengkapi kompor portable dan sebuat tempat mencuci piring di sebelahnya.
Peralatan makan dan memasak yang disediakan lumayan lengkap. Selain kompor portable, ada piring, gelas, panci, dan sendok.

Sementara gubuk tempat mandi dan buang hajat juga diperbaiki meski tidak frontal. Dinding sengnya diganti dan dicat.

Selain itu kakusnya juga diganti dengan model duduk sehingga memudahkan si kakek untuk buang hajat.

Sumber: Facebook
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan