Pertamina Hulu Energi Akuisisi PI 3 WK di Kaltim, Salah Satunya di Lokasi Temuan Cadangan Gas Raksasa Tahun 2023
Spa and Wellness Jadi Bagian dari Gaya Hidup Urban, Ini Manfaatnya bagi Tubuh dan Pikiran
Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
© MEN
Dream - Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mulai menerbitkan visa elektronik (e-visa) umroh untuk musim 1445 hijriah. Penerbitan visa elektronik ini menandakan dimulainya musim umroh setelah Saudi menjalankan kegiatan haji.
Dengan penerbitan yang lebih cepat, mengutip laman Arab News, hal ini memungkinkan jemaah umroh mulai tiba di Arab Saudi pada hari pertama bulan Muharram 1445 Hijriah, yang jatuh pada Rabu, 19 Juli 2023.
Kementerian mengatakan bahwa pengajuan aplikasi untuk penerbitan visa elektronik akan dilakukan melalui platform Nusuk.
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada jemaah dan memfasilitasi akses mereka ke Arab Saudi.
Dengan platform Nusuk, setiap orang dari berbagai belahan dunia dapat dengan mudah mengajukan visa elektronik dan mengakses layanan, termasuk pilihan akomodasi, transportasi, dan tempat tinggal.
Selain itu, platform ini menawarkan sumber informasi dan peta interaktif dalam berbagai bahasa, tersedia setiap saat dan disajikan dengan cara yang mudah digunakan.
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengatakan, umat Islam yang memegang visa pariwisata dari Negara-negara Dewan Kerja Sama (GCC), serta mereka yang memiliki visa masuk ke negara-negara Schengen, AS dan Inggris, dapat melakukan reservasi umroh dan mengunjungi Al-Rawdah di Madinah melalui aplikasi Nusuk.
Kementerian juga memperluas layanannya kepada para pemegang visa, termasuk mereka yang memiliki visa keluarga dan visa transit, dengan mengizinkan mereka untuk melakukan ibadah umrah dan menggunakan aplikasi Nusuk.
Indonesia belum termasuk salah satu negara yang bisa menikmati layanan tersebut melalui platform Nusuk.
Meski demikian, jemaah tetap bisa menggunakan visa umroh melalui kedutaan besar atau konsulat Arab Saudi di negara terkait serta penyedia layanan paket umrah yang bisa dipilih melalui Nusuk.
Dream - Pemerintah Arab Saudi telah menginformasikan besaran kuota haji Indonesia pada 2024 yakni sebanyak 221.000 jemaah. Informasi ini disampaikan melalui surat yang diserahkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.
" Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah menginformasikan kuota haji 2024 ke sejumlah negara, termasuk Indonesia. Tahun depan, kuota haji Indonesia berjumlah 221.000 jemaah," kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangannya, Senin 3 Juli 2023.
Selain itu, pemerintah Arab Saudi mengumumkan tahapan penyelenggaraan ibadah Haji 1445 H/2024. Berikut jadwal lengkapnya:
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya


Spa and Wellness Jadi Bagian dari Gaya Hidup Urban, Ini Manfaatnya bagi Tubuh dan Pikiran

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah