Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Sumber: Shutterstock.com
Dream - Saat ini media sosial menjadi salah satu tempat untuk mengungkapkan perasaan seseorang jika sedang senang, sedih, bahkan depresi. Cara mengungkapkan emosi pun beragam, seperti mengunggah foto, status, maupun memasang foto profil.
Banyak orang mengira kalau foto profil media sosial yang kosong dijadikan tanda seseorang sedang mengalami depresi. Apakah hal tersebut benar?
Dikutip dari NBC News, pendiri Sad Girl Club (kelompok pendukung anak perempuan yang mengalami penyakit mental dan depresi di New York), Elyse Fox, mengatakan, saat depresi, ia tidak memasang foto di media sosial seperti biasanya.
Elyse lebih memilih mengisi akun Instagramnya dengan foto yang mencerminkan keadaan dirinya. Yaitu foto yang terlihat lebih kelam untuk menunjukkan sisi gelapnya.

Berkaca dari pengalamannya, ia dapat mengetahui jika ada orang lain yang sedang depresi dengan melihat unggahan di media sosialnya.
Adapun hasil studi yang dilakukan oleh Harvard University dan University of Vermont di Amerika Serikat juga menyebut gejala depresi bisa dilihat dari foto profil seseorang di Instagram. Yaitu dengan dengan menggunakan komputer untuk memindai foto-foto di instagram mereka.

Pertama-tama, para peneliti menganalisis ribuan gambar dari 166 pengguna Instagram. Sebanyak 71 di antaranya diketahui memiliki riwayat depresi.
Ditemukan bahwa orang yang depresi mengunggah foto yang lebih biru lebih gelap, dan lebih abu-abu daripada yang diunggah akun lainnya. Selain itu, mereka juga menyukai filter inkwell Instagram yang mengubah gambar menjadi hitam putih.

Kemudian, foto yang mereka unggah memiliki nuansa sedih dan cenderung mengunggah foto yang hanya menampilkan sedikit wajahnya.
Meski belum diketahui pasti apa penyebabnya, namun peneliti mengatakan mungkin mereka lebih senang berada di tempat yang tidak banyak orang atau lebih suka berfoto selfie.
Peneliti mengatakan, penemuan untuk menunjukkan depresi yang dideteksi lewat postingan instagram mungkin akan menjadi suatu pemeriksaan kesehatan mental yang efektif di masa depan.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya