Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Heboh Aksi Warga Antar Seserahan Nikah Mirip Orang Evakuasi Korban Bencana
Dream - Saat melakukan lamaran, mempelai pria dan keluarganya biasanya membawa seserahan untuk diberikan kepada calon pengantin wanita.
Biasanya, isi seserahan yang dibawa adalah barang-barang keperluan calon pengantin perempuan, mulai dari set perhiasan, peralatan makeup dan skincare, serta sepatu dan tas.
Namun tidak demikian dengan pemandangan acara lamaran yang diunggah akun TikTok @bezhotdriverliar01 berikut ini.
Rombongan mempelai pria yang mengantar seserahan malah dikira warga yang sedang mengungsi.

Video memperlihatkan rombongan warga yang bergotong-royong membawa berbagai macam barang.
Sebagian barang yang dibawa itu dibungkus dalam kardus, ada juga yang ditaruh di atas kepala.
Sementara sebagian lainnya seperti lemari dan spring bed dipikul oleh beberapa lelaki.

Awalnya, warganet mengira rombongan warga tersebut adalah para pengungsi yang sedang melakukan proses evakuasi akibat bencana tanah longsor atau banjir.
Apalagi jika melihat rombongan orang yang mengangkut barang itu jumlahnya nyaris sekampung.
Bahkan seorang hansip yang bertugas sampai kebingungan. Dia hanya bisa mengarahkan tanpa mengatur barisan warga.

Namun ternyata, mereka bukan warga yang sedang mengungsi, melainkan rombongan pengantin pria sedang menjalani proses lamaran.
Menurut komentar salah seorang warganet, acara lamaran itu digelar di Majenang Gunung, Cilacap, Jawa Tengah.
Dikatakan bahwa warga terpaksa mengangkut barang-barang seserahan dengan berjalan kaki karena akses jalan ke rumah calon pengantin wanita tak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat.

Meski harus mengangkut barang-barang berat, tidak terlihat rasa lelah atau kesal dari raut wajah rombongan tersebut.
Sebaliknya, euforia rangkaian prosesi seserahan justru penuh dengan kegembiraan. Video ini benar-benar menarik perhatian netizen hingga jadi viral.
Banyak yang masih tidak percaya jika rombongan orang mengangkat barang tersebut sedang melakukan proses lamaran, bukan mengungsi.
" seserahan masih dibudayain seperti itu mantap👍👍."
" kirain ada banjir kok bawa kasur segala teryata kerumah mempelai 😁😁😁."
" awalnya kukira orang ngungsi, eh ternyata serahan. 👍👍"
" Kirain ada musibah banjir,,, ape gempa,, ternyata kabar gembira,, alham dulillah😘"
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya