Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kuburan Palsu Di Tepi Jalan Pasuruan Untuk Takuti Pembuang Sampah Sembarangan (Wartabromo.com)
Dream - Warga Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dibuat heboh dengan kemunculan kuburan secara tiba-tiba. Posisi kuburan tepat di tepi jalan raya.
Kemunculan kuburan sempat viral di media sosial. Terlihat gundukan tanah ditancapi dua nisan serta bertabur bunga.
Tidak diketahui bagaimana kuburan itu bisa muncul. Sebagian orang mengaku tiba-tiba ada gundukan tanah di tepi jalan yang menyerupai kuburan.
Kapolsek Prigen, Ajun Komisaris Bambang Tri Sutrisno, mendatangi lokasi setelah menerima laporan terkait temuan tersebut. Tetapi dari hasil pemeriksaan di lapangan, dia memastikan kuburan itu palsu.
" Memang benar ada gundukan tanah yang menyerupai kuburan, itu bukan kuburan benaran," ujar Bambang.
Bambang kemudian menjelaskan kuburan itu memang sengaja dibuat oleh sebagian warga dengan maksud tertentu. Pemicunya, warga sudah resah dengan banyaknya pengguna jalan yang membuang sampah sembarangan di lokasi dibuatnya kuburan palsu tersebut.
" Kita sudah minta klarifikasi warga, bahwa gundukan tanah mirip makam itu dibuat untuk menakuti para pembuang sampah di lokasi," kata Bambang.
Dari keterangan warga, kata Bambang, tanah di samping jalan Desa Bulukandang tersebut sudah lama jadi tempat buang sampah sembarangan. Hal itu membuat warga resah.
Selanjutnya, Bambang menjelaskan pernah warga membuat pagar bambu agar orang tidak membuang sampah di tempat tersebut. Pernah juga dibuat banner berisi imbauan agar orang tidak membuang sampah sembarangan.
" Tapi tetap saja banyak yang buang sampah bahkan sampah ditumpuk di luar pahar di tepi jalan, akhirnya muncul ide warga membuat kuburan," kata dia.
Namun demikian, Bambang sudah meminta kuburan itu dibongkar. Menurut dia, keberadaan kuburan itu malah semakin meresahkan.
" Saya sampaikan kepada pemerintah desa agar dilakukan pembongkaran, dan sekarang sudah dibongkar," kata dia.
Bambang beralasan kuburan palsu itu malah mengganggu pengguna jalan. Dia menilai perngatan tidak membuang sampah sembarangan lewat banner sudah cukup, dikutip dari Warta Bromo.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya