Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
Prabowo Ramai-Ramai Dicalonkan Lagi
Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan
Ingin Memperlambat Penuaan? Studi Ungkap Hal yang Mungkin Membantu dan yang Ternyata Tak Banyak Berpengaruh
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’
Anggota Parlemen Malaysia Rusnah Aluai (Facebook)
Dream - Pabrik minuman keras asal Malaysia mendapat kecaman dari parlemen di negaranya. Pemicunya adalah merek yang diproduksi pabrik tersebut, Timah, dianggap melecehkan nama wanita Melayu.
Kecaman itu berasal dari sejumlah anggota parlemen dari Partai Islam Se-Malaysia (PAS). Mereka meminta manajemen pabrik untuk mengganti merek minuman tersebut.
Anggota Parlemen Malaysia, Rusnah Aluai, menilai merek tersebut memberikan citra buruk terhadap wanita Melayu. Dia menggambarkan seolah-olah mengonsumsi minuman keras berupa wiskey yang dibuat pabrik tersebut seperti 'meminum wanita Melayu'.
Di Malaysia, kata 'Timah' merupakan panggilan pendek dari nama wanita Fatimah. Dari pemahaman inilah muncul desakan agar merek minuman tersebut diganti.
Selain soal merek, Rusnah juga mempersoalkan gambar pria di label minuman tersebut, yang dikenali sebagai Captain Speedy. Gambar pria itu terlihat mengenakan kopiah yaitu tutup kepala khas pria Muslim.
" Saya ingin mengatakan bahwa itu benar-benar membingungkan karena merek itu menyertakan foto Capt Speedy yang memakai kopiah," ucap Rusnah.
" Apakah tidak ada foto Capt Speedy dengan topi lain yang bisa mereka gunakan?" kata dia.
Terkait masalah merek ini, produsen minuman keras tersebut memberikan penjelasan di laman Facebooknya pada 16 Oktober 2021. Mereka menyatakan merek Timah merupakan penghormatan terhadap sejarah panjang penambangan timah di Malaya.
Sedangkan pria yang gambarnya terdapat dalam label tersebut adalah Captain Tristram Speedy (1836-1911). Dia adalah perwira Inggris di Malaya yang pernah memerintah pada era kolonialisme Inggris.
Beberapa kalangan dari komunitas Muslim telah menyuarakan penentangan terhadap penggunaan nama untuk minuman beralkohol. Bahkan ada yang mengajukan laporan ke kepolisian, dikutip dari Straits Times.
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya

Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?


Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan