Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Worldofbuzz
Dream - Nyawa sepasang remaja asal Singapura yang tengah berlibur ke Taiwan terancam. Pasangan ini terancam hukuman mati karena diduga membuang bayi mereka saat berkunjung ke negeri pecahan China tersebut.
Peristiwa ini terungkap saat jasad bayi yang telah terbungkus kantong plastik tak sengaja ditemukan di tempat pembuangan sampah daur ulang di Taipei 26 Februari lalu.
Melansir worldofbuzz.com, saat ditemukan, tali pusar dan plasenta dilaporkan masih menempel di jasad bayi yang diduga dibuang sesaat setelah dilahirkan itu.
Laporan media lokal Taiwan menyebut kantong plastik itu dibawa dari Taipei ke kawasan Xindian yang ada di New Taipei.
Dari hasil penyelidikan kepolisian, beberapa warga sempat mengklaim melihat pria yang membuang kantong plastik hitam.
Mereka menyebut jika pria itu bicara bahasa Mandarin namun dengan aksen yang terdengar berbeda.
Setelah memeriksa rekaman CCTV, polisi menemukan sepasang pria dan wanita dicurigai sebagai pelakunya.
Kepolisian Taiwan menyebut pasangan yang dicurigai membuang bayi ini berasal dari Singapura. Hal itu didasarkan pada catatan dari motel yang sempat ditinggali pasangan itu.
Pasangan itu disebut terbang ke Taiwan pada 19 Februari dan meninggalkan negara itu pada 26 Februari lalu.
Kepolisian Taiwan terus berkomunikasi dengan Kepolisian Singapura untuk memburu pasangan yang diketahui sudah terbang pulang ke negara asalnya.
(Sah, worldofbuzz.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya