Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Warga di Desa Pakraman Pau, Bali, heboh. Salah satu warga mereka, Ni Wayan Norti, yang telah dinyatakan meninggal dunia, tiba-tiba hidup kembali dan berlari-lari seperti orang kesurupan.
Ni Wayan Norti diyakini mati suri. Ia terbangun setelah mendapat pesan untuk menjalani kehidupan sebagai seorang Dwijati, yang artinya lahir dua kali. Lahir pertama adalah dari rahim ibu. Sementara lahir ke dua sebagai manusia suci tanpa cacat.
Awalnya, Ni Wayan Norti mengalami kesurupan saat upacara Melasti serangkaian Nyepi Tahun Baru Saka 1940 dari Desa Pakraman Pau menuju Pantai Watu Klotok di Desa Tojan, Kecamatan Klungkung, pada Senin, 12 Maret 2018.
Usai melakukan upacara, Ni Wayan Norti diajak sang suami, Nyoman Sutiasa, kembali ke tempat tinggalnya di Kota Denpasar. Keesokan harinya, Selasa, 13 Maret 2018, Ni Wayan Norti tiba-tiba lemas hingga akhirnya divonis meninggal dunia.
Saat sang suami hendak membawa pulang jenazah Ni Wayan Norti dari RSUD Klungkung, ia dicegat oleh Kepala Dusun, I Wayan Ardana. Ketika itu posisi jenazah Ni Wayan Norti diikat di kursi bagian depan mobil dengan posisi kursi direbahkan ke belakang.
Namun, suami Ni Wayan Norti tetap ngotot membawa jenazah istrinya ke rumah duka. Keluarga pun sudah menunggu di depan rumah. Begitu tali ikatan di kursi mobil dibuka dan jenazah dipegangi ramai-ramai, tubuh Ni Wayan Norti tiba-tiba hidup kembali.
Untuk memastikan kondisi kesehatan Ni Wayan Norti, pihak keluarga menghubungi petugas Puskesmas. Namun, saat petugas tiba, Ni Wayan Norti sudah dalam kondisi kesurupan.
Baca selengkapnya di planet.merdeka.com
© Dream
Dream - Kematian merupakan akhir kehidupan di dunia. Namun lebih dari itu, seringkali melalui kematian Allah SWT memberi peringatan untuk yang masih hidup.
Seperti yang tercermin dalam kisah berikut ini. Yakni, cerita tentang seorang wanita yang berprofesi sebagai pemandi jenazah.
Wanita bernama Norhayati Ibrahim itu sudah 16 tahun melakoni profesi pemandi jenazah. Dan selama menjalani pekerjaannya itu, ada satu peristiwa luar biasa yang tak pernah bisa ia lupakan.
Yakni, ketika ia memandikan jenazah ibu muda berumur 19 tahun, pada 2 tahun lalu. Ibu muda tersebut meninggal karena ditabrak mobil dan ketika itu ia sedang hamil.
Betapa terkejutnya Norhayati, ketika ia memandikan jenazah wanita itu, bayi dalam rahim mayat tersebut keluar.
" Anak dalam kandungan keluar dari rahim yakni pengalaman yang susah saya lupakan," tutur Norhayati.
© Dream
Selama tiga bulan, Norhayati tidak bisa melupakan momen itu. Bukan lantaran takut, melainkan takjub karena tiba-tiba ia menyaksikan si bayi keluar dengan mudahnya dari jasad sang ibu.
" Ketika saya bersihkan dada mayat yang hancur ditabrak mobil, saya tidak tahu pasti bagaimana bayi itu bisa keluar sedang ibunya hanya cedera pada atas dada saja," tambahnya.
Kisah selengkapnya baca di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya