Driver Go-Jek Pahlawan, Kejar dan Tabrak Penjambret

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 6 April 2016 17:03
Driver Go-Jek Pahlawan, Kejar dan Tabrak Penjambret
Lia sedang dalam perjalanan pulang dengan Go-Jek dari kantornya di Jalan Sudirman menuju Citraland Grogol. Di tengah jalan, dia dijambret.

Dream - Aksi heroik kembali dilakukan oleh seorang driver Go-Jek. Kali ini, driver tersebut dengan berani mengejar hingga menabrak motor penjambret yang merampas tas penumpang.

Pengalaman ini dialami oleh Lia Mulyanti. Dia mengunggah pengalamannya dibantu sang pengemudi saat mengalami penjambretan lewat akun Facebooknya.

Insiden penjambretan tersebut terjadi pada Kamis, 31 Maret 2016. Saat itu, Lia tengah dalam perjalanan pulang dari kantornya di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, menuju daerah Citraland, Grogol, Jakarta Barat menggunakan jasa Go-Jek.

Di tengah jalan, tepatnya di depan komplek pemakaman Karet, Go-Jek yang dikendarai Lia dipepet dua orang menggunakan motor lain. Seketika, tas Lia yang dia letakkan di depan diserobot oleh dua orang tersebut dan sang driver langsung berteriak jambret.

" Sontak sy jd ikut teriak, masuk daerah tn abang TDK ADA satupun orang yg bantu meskipun kita teriak jambret2 sekenceng-kencengnya," tulis Lia.

Tanpa berpikir panjang, driver tersebut langsung menambah kecepatan dan mengejar pelaku. Sang driver terpaksa memutar arah di Cideng dan menyusuri jalanan dengan kecepatan tinggi.

" Tembus ke daerah lampu merah harmoni belok kanan k arah senen," tulis Lia.

Lia sempat merasa hilang harapan saat dalam pengejaran. Dia menuturkan perasaan yang sama juga dialami oleh sang driver.

" Namun driver Go-Jek itu spt tidak menyerah dia belok di jalan samping dealer Toyota, yg stlh sy tanya itu daerah pejompongan katanya, gk jayh dr situ dia bilang 'itu dia'," kata Lia.

Sang driver segera memacu motornya dan berhasil memegang jaket salah satu pelaku. Sayangnya, pelaku berhasil lolos dan segera memacu motornya.

Kondisi jalan saat itu agak ramai dan sedikit sempit. Pelaku lantas berusaha untuk melintas di sela motor dan mobil yang begitu sempit.

" Entah apa yg dipikir driver Go-Jek tsb, dia langsung menabrakkan motornya ke motor pelaku penjambretan sampe terjatuh dan mrk lari kocar-kacir meninggalkan motor dan tas sy yg dijambret," tulis Lia.

Segera setelah itu, orang-orang segera berkerumun menghampiri Lia dan sang driver. Sebagian dari mereka mengejar penjambret hingga akhirnya salah stunya bisa tertangkap.

Setelah itu, Lia mengatakan dia sempat ditawari san driver untuk melanjutkan perjalanan. Sayangnya, ban dalam motor driver tersebut pecah akibat tabrakan, sehingga harus diperbaiki dulu di bengkel tambal ban tidak jauh dari lokasi.

" Dia sdh JD driver Gojek heroik buat sy, cmn ini yg bs sy buat appreciate beliau, sy sama sekali tidak meminta dia untuk mengejar, namun ia mengejar tanpa bertanya maupun mengurangi gas motornya untuk berenti, tidak berkomentar meskipun sy berisik (istighfar n ber'aduh' krn panik)," tulis lia.

1 dari 3 halaman

Driver Gojek Pahlawan Itu Bernama Muhammad Yunus

Dream - Aksi baku tembak dan ledakan bom yang terjadi di kawasan Sarinah pada Kamis, 14 Januari 2016 kemarin mengejutkan seluruh masyarakat.

Insiden itu pun menuai perbincangan panas di dunia maya, tak terkecuali seorang driver Gojek yang tertangkap kamera sedang menolong salah seorang korban pada peristiwa tersebut.

Pada Jumat, 15 Januari 2016, akun Intagram resmi Gojek, @gojekindonesia, dan Facebook Go-jek pun memuat informasi tentang driver tersebut.

Laki-laki itu bernama Muhamad Yunus, unggahan foto Pak Yunus itu langsung disambar tanda suka dari para netizen.

" Terima kasih Bapak Muhamad Yunus, driver GO-JEK yang dengan berani menolong salah satu korban pada insiden di Sarinah kemarin. Semoga keberanian Bapak menjadi inspirasi bagi kami semua. " #‎KamiTidakTakut," tulis judul di unggahan foto tersebut.

2 dari 3 halaman

Kebaikan Sopir Ojek Misterius Buka Jalan Mobil Jenazah

Dream - Seorang pengemudi ojek berbasis online kembali menjadi pahlawan. Tanpa da instruksi, pengemudia yang tak diketahui namanya itu membantu sebuah mobil jenazah yang terjebak kemacetan.

Kisah bantuan tanpa pamrih pengemudi ojek online itu diceritakan Sholeh, pengemudi mobil Layanan jenazah Gratis LAZ Al Azhar Peduli Ummat (Ummat).

“ Saat itu jalan macet dan mobil gak pada mau minggir padahal saya lagi dikejar waktu. Tiba-tiba ada Go Jek datang dari arah kanan dan bantuin,” ujar Sholeh.

Sosok pengemudi ojek misterius ini muncul tiba-tiba saat mobil jenazah melintasi jalan menuju Tol Juanda Depok. Mobil itu tengah mengantar jenazah Almh Ibu Surati binti Martawirja warga Bedahan, Depok berusia 65 tahun yang akan segera diantar dan dimakamkan ke Desa Sampang, Cilacap, Jawa Tengah pada hari Sabtu (31/01) kemarin.

Menurut Sholeh driver LJG saat itu ia sedang terburu-buru karena keluarga dari jenazah yang ia antar sudah menunggu di kampung untuk segera dimakamkan. Kemacetan panjang di ruas jalan tersebut membuat Sholeh harus menyalakan sirine ambulance.

Beruntung, muncul pengemudi ojek yang meminta satu per satu kendaraan untuk memberi ruang untuk mobil jenazah lewat. Bahkan, ungkap Sholeh, pengemudi ojek itu sempat membentak sopir angkot yang ngotot tak mau minggir.

Merasa terbantu dengan aksi pengemudi ojek ini, Amin rekan Sholeh yang saat itu ikut menemani sempat mengabadikan momen tersebut dengan kamera handphone miliknya.

Berkat bantuan si pengemudia misterius ojek ini, mobil LJG berhasil melewati kemacetan dan dengan lancar mengantarkan jenazah yang ia bawa untuk dimakamkan di kampung halamannya.

“ Pas mau bilang terima kasih udah ngilang Gojek-nya, mungkin dia lagi terburu-buru,” katanya.

3 dari 3 halaman

Cerita Pilu Wiwin Susilawati, Driver Gojek Bawa Anak

Dream - Media sosial belum lama ini diramaikan dengan seorang driver Gojek wanita yang membawa balita saat bekerja. Foto wanita pemilik nama Wiwin Susilawati bersama buah hatinya pun menyebar luas dan membuat netizen terharu.

Ari Wijaya, salah satu netizen yang begitu tertarik mengulik kisah hidup Wiwin. Ari pun menemui Wiwin di tempat tinggal sementaranya di kawasan Beji, Depok.

Perjalanan hidup Wiwin pun ditulis Ari di akun facebook miliknya. " Ibu Wiwin sudah 3 bulan menjadi driver gojek. Setelah tadi malam gagal menghubungi, tadi pagi saya mulai berusaha menemuinya yang tinggal di mushola puskesmas Beji, saya ajak ke rumah. Dan alhamdulillah.. kami langsung terasa dekat, dan dia bisa nyaman menceritakan pengalamannya, ditinggal suaminya yang seorang pns di instansi beralamat sekitar jl. veteran, jakarta,"  tuturnya.

Ari menambahkan kondisi keuangan Wiwin sedang terpuruk sejak ditinggal sang suami. " Beliau juga diusir dari kontrakan karena menunggak 3 bulan, dan suaminya juga membawa motor yang dicicil di leasing atas nama bu wiwin, jadi sekarang beliau juga sedang dikejar penagih hutang tagihan motor yang dibawa suaminya,"  kata Ari, Rabu 25 November 2015.

Ari pun menjelaskan begitu rinci kebutuhan hidup Wiwin bersama buah hatinya. " Singkatnya saya akan rinci kebutuhan yang diperlukan ibu wiwin, urgent menurut pandangan saya. Dia membutuhkan visor motor, 100.000an dan gendongan bayi yang kuat semacam cmc atau ergobaby seharga 300rb an, atau bila ada yang punya bekas?. Bayar tagihan kontrakan 3 bulan, blm tahu saya lupa tanya. Bayar biaya operasi kecil lidah putranya, sekitar 2 jutaan. Pakaian layak untuk alwi, putra bu wiwin berumur 1.5 tahun, terutama jaket untuk naik motor,"  jelas Ari.

Unggahan cerita Ari pun mendapatkan respon positif dari netizen lainnya. Lebih dari 5.700 netizen yang menyukai cerita ini dan sekitar 3.000 netizen yang share kisah Wiwin.

Doa dan uluran tangan pun diberikan netizen untuk Wiwin dan buah hatinya. " Miris sekali bacanya, sedih. Ibu yang luar biasa. Dan makasih Ari Wijaya karena sudah baik sekali membantu, Insha Allah melihat komentar banyak yang mau membantu, alhamdulillah,"  kata akun Tiara. (Ism) 

Beri Komentar