Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Kehidupan nelayan penuh dengan risiko. Air laut yang bisa kapan saja menenggelamkan mereka. Seorang warga Indonesia juga merasakan ancaman maut ketika berlayar di perairan Malaysia.
Pria bernama Catur itu hampir kehilangan nyawanya setelah 14 jam dilaporkan hilang. Namun dia berhasil selamat setelah berpegangan pada drum minyak plastik biru.
Direktur Kawasan Maritim Mersing, Komandan Maritim Khairul Nizam Misran, mengatakan, Catur ditemukan oleh kapal nelayan PL 87 yang ikut dalam “ Op Carilamat”.
Kapal nelayan itu menemukan Catur di lokasi sekitar 10 mil laut selatan Pulau Sibu, Malaysia, pada Senin 3 Oktober 2022 pukul 10.30 waktu setempat.
Khairul menjelaskan, Catur yang kini berusia 40 tahun ditemukan dengan hanya mengenakan celana hijau. Catur diyakini telah jatuh dan hanyut 9,3 mil laut dari lokasi di mana dia dilaporkan hilang sekitar pukul delapan malam.
" Korban kemudian dibawa ke Dermaga Kawasan Maritim Tanjung Sedili di Kota Tinggi untuk menjalani perawatan dan tindakan," kata Khairul Nizam.
Sebelumnya, Kuek Ho Hwa, sang pemilik kapal, telah mengirim laporan kepada Zona Maritim Mersing tentang kejadian sebelum “ Op Carilamat” pada Minggu 2 Oktober sekitar pukul 23.50.
Operasi pencarian dan penyelamatan tersebut melibatkan kapal Kilat 14 dari KKP Mersing, kapal RH 32 polisi Laut, dan kapal PTL 21 dan PL 87 dari Dinas Perikanan yang melibatkan 30 anggota, dengan luas pencarian 86 mil laut persegi meliputi perairan tenggara Pulau Sibu.
Masyarakat juga diingatkan untuk menyalurkan informasi tentang insiden dan keadaan darurat di laut melalui jalur darurat MERS 999 pusat operasi Maritim Johor di 07-2199401.
Sumber: Bernama.com
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya