Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wisata Konservasi Dasar Laut (Foto : Nyoman Budhiana)
Dream - Tak bisa dipungkiri, Bali memang menjadi salah satu objek wisata andalan di Indonesia.
Berbagai objek wisata dan keindahan alam siap menyambut saat turis menjejakan kaki di Pulau Dewata tersebut.
Salah satunya wisata menanam terumbu karang atau sering disebut paket wisata “ Coral Transplantation” yang ditawarkan wahana wisata Walker, Sanur, Bali.
Dalam wisata tersebut, turis diantarkan jalan-jalan seperti halnya di darat menikmati keindahan alam bawah laut sambil menanam terumbu karang tanpa harus memiliki kemampuan menyelam bahkan tanpa berenang.
Seorang penyelam khusus pemandu penanaman terumbu karang di wahana wisata itu, Kadek Suardana mengatakan paket wisata tersebut hingga saat ini banyak digemari wisatawan asing terutama mereka yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Selama sekitar 30 menit di kedalaman lima hingga tujuh meter, wisatawan yang mengenakan helm kaca untuk penyalur oksigen dapat menikmati indahnya alam bawah laut sambil menanam terumbu karang jenis Acropora sekaligus memberi makanan pada berbagai jenis ikan karang.
Wisata berbasis konservasi alam tersebut kini berkembang di Bali karena atas kesadaran pengusahanya sendiri yang beranggapan bahwa ikan, terumbu karang, dan ekosistem laut lainnya adalah sebuah aset yang harus dijaga.
Wah gimana? tertarik untuk berwisata? gaperlu jauh-jauh Indonesia juga ga kalah indah kan, berikut foto-fotonya (Foto : Nyoman Budhiana)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya