Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Garut Diterjang Banjir Bandang, Innalillahi

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 21 September 2016 10:35
Garut Diterjang Banjir Bandang, Innalillahi
Bupati Garut menetapkan tetapkan kondisi darurat setelah banjit dengan ketinggian hampir 2 meter menerjang wilayahnya.

Dream - Banjir bandang disertai longsor melanda Kabupaten Garut. Di waktu hampir bersamaan, banjir juga menerjang wilayah Sumedang, Jawa Barat . Kedua bencana ini terjadi akibat hujan turun sangat lebat dan waktu yang lama.

Banjir di Garut terjadi di di daerah Bayongbong, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Banyuresmi, Karangpawitan, Kabupaten Garut pada Rabu sekitar pukul 01.00 WIB dini hari tadi. Banjir dengan ketinggian mencapai 1,5 hingga 2 meter ini terjadi akibat luapan arus Sungai Cimanuk dan Cikamuri secara cepat.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir di kawasan ini menelan korban.

" Berdasarkan data sementara dari BPBD Kabupaten Garut terdapat delapan orang tewas, satu orang hilang, empat orang luka berat, 26 luka ringan dan ratusan orang mengungsi," ujar Sutopo, dikutip dari bnpb.go.id, Rabu, 21 September 2016.

Pada waktu yang hampir bersamaan, bencana longsor melanda Desa Cimareme, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang. Bencana ini terjadi pada Selasa, 20 September 2016 pukul 22.00 WIB.

Longsor ini menimbun dua unit rumah. Saat evakuasi, ditemukan dua orang korban meninggal dan diduga masih ada dua orang lagi yang tertimbun.

" Pencarian korban masih dilakukan," ucap Sutopo.

Lebih lanjut, Sutopo mengatakan saat ini proses pencarian dan penyelamatan korban masih terus dijalankan oleh tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, Tagana, PMI, relawan dan masyarakat.

 

1 dari 1 halaman

Bupati Tetapkan Kondisi Darurat

Bupati Tetapkan Kondisi Darurat © Dream

Bupati Garut Rudy Gunawan seketika menetapkan Garut dalam kondisi darurat. Penetapan ini menyusul adanya banjir bandang yang telah menimbulkan sejumlah korban dan kerusakan.

" Garut dalam situasi darurat bencana. Saya imbau agar semua warga meningkatkan kewaspadaan," ujar Rudi, dikutip dari garut-express.com, Rabu, 21 September 2016.

Rudy mengatakan telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar segera menyalurkan bantuan kepada warga yang terkenda dampak bencana. Dia mengaku belum mengetahui data kerugian yang timbul akibat bencana ini.

" Untuk korban masih dihitung dan diidentifikasi dulu. Nanti setelah pertolongan dilakukan akan didata," kata Rudy.

Delapan jembatan dari Kota Garut hingga Limbangan dinyatakan dalam kondisi berbahaya. Ini lantaran air sungai meluap hingga di atas permukaan jembatan.

Lebih lanjut, Rudy mengatakan bencana banjir bandang baru sekali ini terjadi di Garut. Dia menyatakan akan memberikan komando langsung untuk menangani bencana ini sekaligus menyalurkan bantuan kepada korban terdampak.

Beri Komentar