Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jason Sang Pengeloksi Sepatu Olahraga (mirror.co.uk)
Dream - Untuk masalah hobi, pria Inggris bernama Jason Oxlee, 44, boleh dibilang setia dan konsisten. Namun kesetiaan dan konsistensi Oxlee pada sepatu olahraga merek Adidas bisa berakibat fatal pada pernikahannya. Sebab, istrinya, Faye, 36, telah mengultimatum Oxlee untuk menghentikan hobinya mengoleksi sepatu olahraga. Jika tidak, dia akan meninggalkan suaminya itu.
" Aku tahu dia sangat mencintai sepatu olahraga tapi bertahun-tahun koleksinya terus bertambah sehingga sekarang tidak ada ruang untuk menyimpannya. Hal ini tidak bisa dibiarkan," kata Faye.
Saat ini Oxlee telah mengoleksi 150 pasang sepatu olahraga klasik. Sebanyak 50 pasang disimpan di bawah tempat tidur dan sekitar 80 pasang lainnya ditaruh di loteng. Sementara itu 20 pasang lainnya tersebar di berbagai sudut dan celah di rumah mereka di Leeds, Inggris.
Untuk memuaskan hobinya itu, Oxlee kabarnya sampai menghabiskan dana 100 poundsterling atau setara dengan Rp 2 juta per bulan. Bahkan, Jason selalu menantikan rilis terbaru dan edisi terbatas dari Adidas.
Namun Faye tetap pada ancamannya untuk meninggalkan Oxlee jika suaminya itu terus membeli sepatu baru.
" Aku sudah mengatakan kepadanya bahwa jika ia terus menjalani hobinya itu, akan ada lebih dari cukup ruang di rumah ini untuk sepatunya - karena aku akan pergi."
Tidak jarang Oxlee dianggap aneh karena punya begitu banyak sepatu. Namun anggapan miring itu tak membuatnya berhenti untuk mengoleksi sepatu olahraga Adidas.
" Beberapa orang menganggap saya gila, tetapi saya sebenarnya koleksi ini sebagai sebuah investasi. Saya akan mewariskan sepatu-sepatu ini kepada anak laki-laki saya," katanya.
(Ism, Sumber: Mirror)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya