Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Horor! Napi Di AS Tewas Dimakan Kutu Kasur Hidup-hidup Di Penjara (Shutterstock)
Dream - Seorang narapidana di Amerika Serikat (AS) dilaporkan tewas diduga dimakan hidup-hidup oleh serangga dan kutu busuk di dalam penjara.
Pria bernama Lashawn Thompson itu tewas di penjara Fulton County, Atlanta, Georgia, pada 13 September 2022.
Setelah dilakukan penyelidikan, Thompson diketahui tewas dimakan kutu busuk di kasurnya. Sebelumnya pria itu ditangkap atas tuduhan pelanggaran ringan.
Thompson ditempatkan di unit psikiatri penjara setelah petugas memutuskan bahwa ia memiliki masalah kesehatan mental.
Menurut Straits Times, berdasarkan laporan pemeriksaaan di Fulton Country, Thompson ditemukan tidak sadarkan diri di sel penjaranya.
Polisi dan tenaga medis segera memberi pertolongan. Namun, hal itu tidak membuahkan hasil. Ia akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Koroner menulis bahwa tidak ada tanda-tanda trauma yang ditemukan di tubuh Thompson.
Tetapi ada infeksi serangga kecil yang sangat parah. Serta infeksi “ kutu busuk” di sel narapidana.
Laporan lain juga menyebutkan bahwa pria itu memiliki tanda-tanda luka di tubuhnya akibat sering mengerok kulit.
Pengacara dan keluarga menunjukkan foto Thompson yang mengerikan dan dipenuhi banyak serangga.
Ternyata petugas medis sempat melihat kondisi pria tersebut yang lemah namun tidak melakukan tindakan.
“ Mereka benar-benar menyaksikan penurunan kesehatannya sampai dia meninggal,” kata Harper selaku pengacaranya.
Ia menambahkan, salah satu petugas menolak untuk melakukan CPR. Sel penjaranya juga tidak layak untuk dihuni.
“ Ketika tubuhnya ditemukan, salah satu petugas menolak melakukan CPR (resusitasi kardiopulmoner) karena dalam kata-katanya dia panik. Sel penjara yang dihuni Tn.Thompson tidak cocok untuk orang yang sakit. Dia tidak pantas menerima ini,” katanya.
Kantor Sheriff Fulton kemudian mengeluarkan pernyataan untuk segera melakukan penyelidikan.
Serta berjanji akan menganggarkan dana senilai Rp7 miliar untuk membasmi hama tersebut.
Sedangkan pihak keluarga menuntut agar penjara tersebut ditutup dan diganti dengan fasilitas baru. Mereka akan mengajukan gugatan terhadap sel itu. (x)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan