Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi
Dream - Ini mungkin pengalaman paling mengerikan yang terjadi rumah sakit. Seorang dokter otak di Kenya, diskors karena mengoperasi pasien yang salah.
Dalam keterangan resmi rumah sakit akhir pekan lalu, drama horor yang menjadi viral di sosial media itu diduga terjadi di Kenyatta Natinoal Hospital beberapa pekan lalu.
Kejadian ini menambah daftar kejadian mengerikan yang pernah terjadi di rumah sakit itu seperti pelecehan seksual pada pasien dan pencurian seorang bayi.
Pihak rumah sakit mengatakan, dokter bedah termasuk dua orang suster dan seorang dokter anestesi, telah diskor selama proses investasi operasi salah pasien ini dilakukan.
Menteri Kesehatan Kenya, Sicily Kariuki juga telah menskor CEO dari pengelola rumah sakit itu karena tindakan blunder stafnya.
Kenyatta National Hospital adalah rumah sakit tertua dan terbesar di Kenya, dan juga berfungsi sebagai rumah sakit pendidikan.
Malpraktik ini terjadi saat rumah sakit.....
© Dream
Mengutip laporan koran setempat, Daily Nation, dua orang pria dilarikan ke rumah sakit pada hari Minggu lalu. Salah seorang pasien harus menjalani operasi pengeluaran gumpalan darah di otaknya.
Sementara satu pasien lain hanya memerlukan pengobatan akibat kepala yang bengkak.
Setelah beberapa jam menjalani operasi, dokter yang tak disebutkan namanya itu ternyata memilih pasien yang salah. Dia tak menemukan tak ada gumpalan darah dalam kepala pasien yang dioperasinya.
Rupanya dokter tersebut telah salah memilih pasien.
" Rumah sakit sangat menyesalkan kejadian ini dan telah melakukan berbagai upaya untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan pasien yang bersangkut," tulis pihak rumah sakit seraya menambahkan jika pasien yang dioperasi kini masih dalam tahap pemulihan yang berjalan dengan baik.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam