Sudah Pikun, Masihkah Wajib Berpuasa?

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 24 Juni 2016 15:29
Sudah Pikun, Masihkah Wajib Berpuasa?
Bagaimana dengan mereka para lansia yang menderita pikun atau gampang lupa? Apakah mereka juga wajib membayat fidyah?

Dream - Setiap manusia tentu akan menjadi tua. Tubuh renta, penglihatan rabun, gigi rontok, hingga pikun menjadi hal-hal yang harus dihadapi di masa tua.

Sementara, kewajiban puasa melekat pada setiap Muslim dewasa. Kewajiban itu harus dilaksanakan hingga mereka meninggal dunia.

Tetapi, ada keringanan bagi Lansia. Mereka boleh tidak berpuasa karena renta dan mengganti puasanya dengan membayar fidyah.

Bagaimana dengan mereka para lansia yang menderita pikun atau gampang lupa? Apakah mereka juga wajib membayat fidyah?

Dikutip dari rumaysho.com, kewajiban sholat dan puasa menjadi gugur bagi seorang lansia lemah dan hilang akal atau pikun. Ia juga tidak diwajibkan membayar fidyah, asalkan pikunnya bukan karena kebanyakan lupa, melainkan faktor usia.

Ini berdasar pada hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Abu Daud, Tirmidzi, An Nasai dan Ibnu Majah.

" Pena diangkat (kewajiban gugur) dari tiga (orang). Orang yang tidur hingga bangun, anak kecil hingga ia bermimpi (baligh), dan orang gila hingga berakal."

Abu Daud berkata, 'Diriwayatkan oleh Ibnu Juraij dari Qasim bin Yazid dari Ali RA dari Nabi SAW ada tambahan di dalamnya, yaitu 'wal kharif' atau pikun. Hadits ini dishahihan oleh Syeikh Al Albani dalam Shahoh Abu Daud.

Dalam kitab Aunul Ma'bud, kata 'wal kharif' berasal dari kata 'al kharaf' yang berarti kerusakan akal akibat faktor usia. Maksudnya adalah lansia yang hilang akal karena usia.

Akal orang tua terkadang tidak jernih sehingga tidak mampu membedakan. Dengan demikian, mereka tidak terkena kewajiban puasa maupun membayar fidyah, namun tidak juga dapat dikatakan gila.

Sumber: rumaysho.com

Beri Komentar
Intip Harga dan Spesifikasi Mobil Dinas Baru Jajaran Menteri Jokowi