Mengaku Jadi Imam Sholat Tarawih Malaikat Jibril, Ternyata...

Reporter : Eko Huda S
Rabu, 13 Juli 2016 16:12
Mengaku Jadi Imam Sholat Tarawih Malaikat Jibril, Ternyata...
Ahmed Al-Hawashi mengku bahwa Jibril dan sejumlah malaikat lain menjadi makmumnya saat menjalani Sholat Tarawih pada Ramadan, yang dia sebut sebagai Lailatul Qadr itu.

Dream - Imam masjid terkemuka di Khamis Mushayat, Arab Saudi, Ahmed Al-Hawashi, membuat klaim mengejutkan. Dia mengku Jibril dan sejumlah malaikat lain menjadi makmumnya saat menjalani Sholat Tarawih pada Ramadan, yang dia sebut sebagai Lailatul Qadr itu.

Menurut laman Saudi Gazette, Rabu 13 Juli 2016, saat berdoa di akhir sholat, Al-Hawashi berulang kali mengucapkan salam, " Assalamu'alaikum Jibril dan para malaikat yang bersamamu." Aksi Al-Hawashi itu terekam kamera dan menjadi viral di media sosial.

Namun, tak semua orang percaya begitu saja dengan klaim Al-Hawashi. Banyak yang bertanya apakah Malaikat Jibril benar-benar hadir dalam Sholat Tarawih pada malam ke-29 tersebut.

Gubernur Asir, Prince Faisal Bin Khaled, bahkan membentuk komite ulama senior untuk bertemu dan berdiskusi dengan Al-Hawashi untuk memastikan kebenaran klaim itu.

 

1 dari 1 halaman

Hasil Diskusi Ternyata....

Pemerintah Provinsi Asir kemudian mengeluarkan pernyataan bahwa komite yang dibentuk menjelaskan kepada Al-Hawashi bahwa Lailatul Qadr atau Malam Qadr bisa terjadi pada malam ganjil pada 10 hari terakhir bulan Ramadan. Tidak harus tanggal 29 sebagaimana diklaim oleh Al-Hawashi.

Pernyataan pemerintah provinsi itu juga menegaskan bahwa Al-Hawashi telah yakin dengan penjelasan komite dan berjanji tidak mengulangi apa yang telah dia klaim tersebut.

Al-Hawashi kemudian mencabut klaimnya. Dia mengaku salam yang diucapkan pada malam Ramadan lalu itu bukan berarti dia telah melihat atau berjabat tangan dengan malaikat. Menurut dia, memberi salam kepada malaikat dibolehkan dalam Islam.

Beri Komentar
Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak