Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ibu Heran Anaknya Bermata Biru Padahal Bukan Keturunan Bule, Terungkap Kebiasaan Selama Hamil Penyebabnya
Dream - Bayi keturunan Asia umumnya lahir dengan dengan bola mata berwarna hitam. Selain itu, menurut beberapa penelitian, warna mata cokelat adalah yang paling umum di dunia, karena 70-80 persen manusia memiliki mata berwarna itu.
Meski begitu, beberapa bayi dilahirkan dengan mata berwarna biru, dan akan mengalami perubahan warna seiring bertambahnya usia.
Hal yang sama dialami bayi cantik asal Malaysia berikut ini. Sang ibu, Syafika Ezati, mengaku kaget sang anak memiliki mata biru bak boneka Barbie.

Padahal Syafika dan suami tidak memiliki keturunan bule. Potret bayi bermata biru bak bonek Barbie itupun menarik perhatian warganet.
Tak sedikit yang beranggapan bahwa sang ibu terlalu tertarik pada sesuatu selama masa kehamilannya hingga mempengaruhi penampilan fisik si kecil.
Meski ada yang mengatakan itu takhayul, faktanya banyak orang yang pernah mengalami situasi unik tersebut.

Menurut Syafika, kelainan pada penampilan fisik anaknya baru terlihat saat berusia tiga bulan.
“ Sepanjang kehamilan tidak ada masalah, hanya saja saya tidak bisa membuat potret USG seperti orang lain dengan scan 3D atau 4D karena posisi bayi saat itu menghadap ke perut," katanya, dilansir dari mStar.
“ Jadi memang tidak ada foto kenangan waktu di dalam perut seperti yang biasa diambil orang, santai banget dan nunggu waktu lahirnya,” imbuhnya.

Menurut wanita berusia 25 tahun itu, awalnya ia merasa khawatir melihat perbedaan yang dialami putrinya, Inayra Sofiya Abdul Syakur.
Dokter pun mengatakan jika Sofiya mungkin memiliki masalah pendengaran.
“ Saya perhatikan saat harus periksa ke klinik tapi saat itu dia belum membuka matanya lebar-lebar dan tertidur lelap. Saya tidak terlalu fokus pada masalah warna mata karena saya merasa terlalu bersemangat sebagai ibu pertama. Saya mengabaikannya sampai semakin banyak orang yang mengkritik saya," kata Syafika.

“ Kemudian saat check up di rumah sakit selama tiga bulan, dokter menegur dan menjelaskan kalau tidak ada riwayat keluarga, kemungkinan ada gangguan pendengaran,” sambungnya.
Setelah itu, ia diminta merujuk masalah tersebut ke dokter spesialis. Namun karena harus membuat janji terlebih dahulu, anak kelahiran Pahang ini memilih menjalani tes pendengaran di rumah sakit swasta.
“ Bukannya kami tidak terima jika anak memang ditakdirkan mengalami gangguan pendengaran, tapi kami ingin melakukan persiapan jauh-jauh hari. Saatnya meyakinkan diri sendiri bahwa apapun keputusannya, Anda harus tenang dan menerimanya. Alhamdulillah hasilnya Inayra tidak ada masalah pendengaran," ungkapnya gembira.
Syafika mengungkapkan rasa syukurnya karena sang putri menunjukkan perkembangan yang positif seiring dengan pertumbuhannya.
Ia pun tak memungkiri kemungkinan anaknya terpengaruh oleh warna lensa kontak yang sering digunakan saat menjadi model make up MUA.
“ Selama kehamilan Inayra, saya bekerja paruh waktu sebagai model untuk MUA. Makanya selalu pakai softlens sampai ada yang bilang, itu salah satu penyebab mata anak jadi abu-abu," ujarnya.
Laporan: Halwa Nadiyah Rosadi
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya