Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (http://blog-imfdirect.imf.org)
Dream - Tiga perempuan asal Arab Saudi ini sungguh luar biasa. Mereka menyimpan kisah hidup yang sungguh menyentuh hati. Berjuang demi hidup dalam suasana yang serba susah.
Mereka adalah Husn Seif Shaie Al-Qahtani, Asrar Shawqi Abdullah, dan Iman Sail Al-Thibaiti Al-Otaibi. Karena kesabaran hidup, ketiganya memenangkan penghargaan " Mother's Blessing" . Inilah penghargaan untuk ibu-ibu inspiratif yang diberikan raksasa bisnis Negeri Petro-Dolar, Dallah Albaraka Group.
Laman Saudi Gazette, Jumat 13 Juni 2014, memberitakan penghargaan itu diserahkan dalam sebuah seremoni di Jeddah yang digelar pada Rabu malam pekan ini. Dallah Albaraka Group menyediakan hadiah dengan total hampir lima miliar untuk ketiganya.
Husn Seif Shaie Al-Qahtani menjadi pemenang pertama dan berhak mendapat hadiah lebih dari tiga miliar rupiah. Al-Qahtani adalah janda penderita kanker yang mampu menghidupi enam anaknya.
Kehidupan Al-Qahtani dinilai bisa menjadi inspirasi bagi perempuan lain. Dia hidup dengan kondisi sungguh memprihatinkan. Untuk menghidupi keenam anaknya, sehari-hari perempuan ini menggembala domba di Gurun Tathleeth di selatan Saudi.
Pemenang ke dua adalah Asrar Shawqi Abdullah. Dia mendapat hadiah uang hampir satu miliar rupiah. Kisah hidup perempuan ini juga dinilai inspiratif. Shawqi Abdullah hidup bersama tujuh anaknya di sebuah kamar kecil di Jeddah.
Sehari-hari, dia menjual makanan dan manisan untuk membesarkan anak-anaknya. Tak hanya membesarkan, dalam keprihatinan itu Shawqi Abdullah juga mampu menyekolahkan anak-anaknya hingga mendapat pekerjaan yang layak.
Pemenang ke tiga penghargaan ini adalah Iman Sail Al-Thibaiti Al-Otaib. Perempuan asal Riyadh ini berhak membawa pulang uang lebih dari enam ratus juga. Al-Otaib dinilai bisa mejadi contoh untuk perempuan lain. Sebab perempuan yang menderita gagal ginjal sejak usia enam belas tahun itu mampu membesarkan tiga anaknya.
Ketiga perempuan itu dipilih dari tujuh ribu kandidat yang berasal dari sejumlah negara Timur Tengah, seperti Saudi, Mesir, Sudan, Libya, Aljazair, dan lainnya. Para pemenang itu ditentukan oleh tiga juri, yaitu aktivis sosial Muna Abu Sulayman, jurnalis asal Turki Al-Dakheel, dan pejabat senior Albaraka Ali Al-Malki.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya