Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Dewi Novita Mantan Camat Kota Payakumbuh Sumatra Barat (Foto: YouTube Dewi Novita)
Dream - Camat di kota Payakumbuh Sumatra Barat, Dewi Novita ikutan fenomena Citayam Fashion Week yang sedang viral. Ia membuat video ala Citayam Fashion Week sedang catwalk di jalan di kotanya.
Awal video, Dewi tampil dengan seragam dinas dan kacamata. Kedua dia tampil dengan pakaian berwarna ungu.
Namun video tersebut menjadi bumerang untuknya. Pasalnya setelah membuat video, jabatannya sebagai camat kota Payakumbuh dicopot atas laporan MUI Kota Payakumbuh.
Melalui akun Tiktoknya, Dewi pun merasa terzolimi oleh MUI Kota Payakumbuh karena gara-gara video tersebut, jabatannya dicopot. Padahal ia tidak ada maksud melanggar norma agama dan adat isti adat Minang Kabau.

" Aku seorang camat di kota Payakumbuh Sumatera Barat pernah ikutan membuat video viral ala2 Citayam Fashion Week dengan nama Payakumbuh Fashion Week maksud hati hanya sebagai konten2 biasa aja, tanpa ada maksud melanggar norma2 agama atau adat isti adat Minang Kabau kemudian di komenlah oleh salah satu lembaga MUI Kota Payakumbuh," tulis Dewi Novita dikutip Dream, Minggu 7 Agustus 2022.
Menurut Dewi komentar MUI Payakumbuh tidak obyektif. Karirnya hancur setelah jabatannya sebagai Camat kota Payakumbuh Sumatera Barat dicopot.

" Mulai dari komen MUI itulah malapetaka itu hadir karir yang aku bangun sekian lama hancur hanya gara2 komen MUI yang sangat tidak objektif," ucapnya.
" Dengan melaporkan aku ke walikota Payakumbuh dan akhirnya aku diberhentikan menjadi camat di Payakumbuh Timur terimakasih MUI kota Payakumbuh sudah membuat hancur semua impian aku" imbuh Dewi.
Anehnya lanjut Dewi, pihak MUI Payakumbuh hanya mengomentari aksinya tapi tidak ke daerah lainnya di Sumatera Barat.
Karena itu, wanita berhijab ini merasa komentar dan laporan MUI cara untuk menghancurkan dirinya sebagai camat di wilayah tersebut.

" Tapi yang anehnya daerah lain di Sumatera Barat yang membuat video seperti ini tidak dikomen sama sekali apakah ini salah satu cara untuk menghancurkanku sehingga semua impianku hancur lebur dalam sekejap mata," ucapnya.
Meski kecewa dengan MUI kota Payakumbuh Sumatera Barat, Ibu dua anak ini mengucapkan terimakasih karena telah menghancurkan karirnya.
" Sekali lagi ucapan ribuan terimakasih kepada MUI Kota Payakumbuh dan Provinsi Sumatera Barat atas komen yang sangat tidak berdasar sehingga menghancurkan impianku dan 2 orang anakku" Ungkapnya.
Kekecewaan Dewi Novita yang diunggah kembali akun Lambe Turah ramai dikomentari warganet.
Ada yang setuju lantaran Dewi memakai pakaian dinas. Tapi banyak juga yang memberikan semangat untuk Dewi jabatannya dicopot setelah membuat video ala Citayam Fashion Week.
" Mungkin karena pake seragam kerja," kata akun @harum_manis92x.
" Ga bisa ber word word lagi semangat ibu semoga digantikan yg lebih sama Allah," tulis akun @rndymlnda.
" Ya sabar karena dia pegawai pemerintah apapun itu dia terikat dengan pemberi perintah," tulis akun @budi_digoal.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya