Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Ilmuwan Mengungkap Cara Tokek Berjalan Di Atas Air (Foto: Call Press/The Independet)
Dream - Mekanisme tokek saat berjalan di air telah menjadi misteri dalam sains. Tetapi, baru-baru ini, ilmuwan berhasil menguak cara tokek berjalan di atas air.
Padahal, hewan ini sudah dikenal karena kemampuannya meluncur di udara dan berjalan di tembok. Tokek juga disebut ilmuwan sebagai pahlawan super dari dunia reptil.
Seorang ahli biofisika di Universitas Oxford, Jasmine Nirody, mengatakan, misteri mekanisme pertahanan diri itu didapat melalui serangkaian percobaan dan video berkecepatan tinggi.
Nirody mengatakan, ilmuwan menemukan kadal menggunakan berbagai teknik untuk mencegah diri mereka tenggelam.
“ Tokek memiliki kulit superhydrophobic yang luar biasa, yang menahan air dan meningkatkan kemampuan untuk tetap berada di atas permukaan,” kata Nirody, dikutip dari The Independent, Senin, 4 Februari 2019.
" Jadi selain tegangan dari permukaan dan kepakan, tokek memiliki trik khusus," ucap dia.
Dalam uji coba yang dilakukan, ilmuwan juga menambahkan bahan sabun di tangki untuk menguji ketangkasan tokek. Dengan bantuan kulit anti-air an guratan ekor, toket dapat melewati tangki dengan cepat.
Kadal basilisk merupakan salah satu hewan yang dapat berjalan di air. Aksi kadal ini pernah terekam di sebuah video.
Selain reptil, serangga seperti laba-laba disebut juga memiliki kemampuan berjalan di atas air. Laba-laba menjaga jarak tubuh kecilnya di atas air agar tak basah.
Penelitian yang dikembang Nirody sebetulnya juga berawal dari video seorang kolega, Ardian Jusufi, saat berada di Singapura. Dari rekaman Jusufi, dia mendapati tokek rumah berekor atar berlari melintasi wilayah yang terkena banjir.
Untuk menyelidiki lebih lanjut, ilmuwan menangkap beberapa tokek asli Asia selatan dan melanjutkan untuk menguji kemampuan mereka dalam tangki air.
Hasil penelitian mengenai kemampuan tokek ini diterbitkan dalam jurnal Current Biology.
“ Mereka bisa berlari satu meter per detik di atas air. Tidak ada lagi yang bisa melakukan itu, tokek adalah pahlawan super, ”kata Profesor Robert Full, seorang ilmuwan Universitas California, Berkeley dan penulis senior makalah ini. (ism)
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?