Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Indonesia Dapat Kuota Tambahan Beasiswa Universitas Al Azhar Kairo, Jadi 250 Mahasiswa (Shutterstock)
Dream - Indonesia mendapat tambahan kuota beasiswa untuk mahasiswa Tanah Air dari Universitas Al Azhar, Mesir. Keputusan itu didapat setelah Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bertemu dengan Grand Syeikh Al Azhar (GSA) Ahmed Al Tayeb.
" Saya sampaikan harapan akan penambahan kuota beasiswa dan beliau merespons dengan baik," ujar Yaqut dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat 23 Desember 2022
Kedatangan Yaqut ke Mesir dalam rangka penguatan kerja sama antara Kementerian Agama dengan Universitas Al Azhar, Mesir mengenai penguatan sinergi di bidang pendidikan.
Dalam pertemuan itu, Syeikh Ahmed Al Tayeb mengatakan bahwa pihaknya akan menambah kuota beasiswa dari 200 menjadi 250 mahasiswa.
" Kami akan menambah beasiswa bagi calon mahasiswa Indonesia di Al Azhar dari 200 menjadi 250. Kami sangat respek kepada anak-anak Indonesia yang berakhlak mulia, santun, ramah, dan tekun, serta memiliki minat dan motivasi tinggi terhadap pendidikan," ujar Syeikh Ahmed Al-Tayeb.
Dalam kesempatan itu, Yaqut juga mengajukan permohonan agar asrama yang dulu dijadikan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 dapat difungsikan kembali sebagai asrama mahasiswa.
Menanggapi hal tersebut, Grand Syeikh menyampaikan bahwa tempat tersebut memang akan diaktifkan kembali sebagai asrama mahasiswa, khususnya bagi mereka yang mendapat beasiswa Al Azhar melalui jalur Kementerian Agama.
Grand Syeikh menambahkan bahwa pihaknya sangat antusias untuk memberikan perhatian kepada mahasiswa Indonesia.
Grand Syeikh juga berharap pihak kedutaan Indonesia di Mesir bisa bekerja sama dengan Al Azhar untuk memberikan perhatian kepada mahasiswa.
" Namun, saya meminta kepada pihak Kedutaan agar ikut mendampingi mereka dalam peningkatan kegiatan-kegiatan ilmiah, sosial, keagamaan, dan kebudayaan," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam