Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dana Mahji Memanggul Jasad Istrinya Sejauh 12 Km (Foto: Indian Express)
Dream - Masih ingat dengan Dana Mahji yang terpaksa memanggul jasad istrinya sejauh 12 kilometer karena ditolak oleh rumah sakit saat ingin menggunakan ambulans?
Pria asal Odisha, India itu baru-baru ini mendapat bantuan dari orang nomor satu Bahrain. Ya, Pangeran Khalifa bin Salman Al Khalifa yang menjabat sebagai Perdana Menteri Bahrain merasa sangat sedih dengan berita Mahji yang mendapat perlakuan tidak adil dan diskriminatif di negaranya sendiri.
Pangeran Khalifa memutuskan untuk mengirim bantuan uang untuk meringankan penderitaan Mahji dan keluarganya.
" Yang Mulia Perdana Menteri Pangeran Khalifa bin Salman Al Khalifa membaca tentang penderitaan pria tersebut, yang membawa jasad istrinya sejauh 12 km setelah pihak rumah sakit tempat dia meninggal tidak bersedia menyediakan ambulans yang akan memulangkannya kembali ke desa," tulis laporan The Gulf Daily News dikutip Dream, Rabu 31 Agustus 2016.
Dalam laporan itu tertulis juga; " Perdana Menteri sangat sedih dengan berita tersebut dan merasa harus melakukan sesuatu untuk menolong mereka. Yang Mulia tidak bisa hanya berdiam diri saja dan tidak melakukan apa-apa untuk meringankan penderitaan seperti itu."
Apa reaksinya?
© Dream
Perdana Menteri kemudian menghubungi Kedutaan India di Bahrain, dan sebagai ungkapan rasa kemanusiaan yang mendalam, telah menyumbangkan sejumlah uang untuk membantu Mahji dan keluarganya.
Tidak diketahui berapa nilai sumbangan yang diberikan Pangeran Khalifa bin Salman Al Khalifa.
Seperti diketahui, Majhi harus memanggul jasad istrinya, Amangadei, di pundak. Pria dari Desa Melghar, Kalahandi, ini membungkus jasad Amangadei dengan selimut bekas dari rumah sakit.
Dia terpaksa berjalan 12 km karena ditolak oleh rumah sakit saat ingin menggunakan ambulans untuk membawa istrinya yang wafat karena TBC pada Rabu lalu.
Karena tak punya uang, pihak rumah sakit menolak untuk meminjamkan sebuah ambulans.
(Sumber: indiatimes.com)
© Dream
Dream - Berkat bantuan orang-orang, jenazah seorang bocah asal Filipina akhirnya mendapatkan pemakaman yang layak.
Seorang penyiar radio lokal di desa San Carlos, Valencia, melihat seorang bapak menggendong putranya di sepanjang jalan.
Menurut bapak itu, putranya meninggal karena penyakit yang belum diketahui namanya. Rupanya, bapak tersebut berjalan kaki pulang dari rumah sakit sambil menggendong jenazah anaknya.
Penyiar bernama Julius BroceBarellano itu kemudian berbagi video tentang bapak tersebut di Facebook.
Tak lama kemudian, video itu tersebar luas di media sosial dan berhasil mengumpulkan ribuan Likes dan komentar.
Tak hanya itu, bantuan dan sumbangan pun mulai mengalir dari netizen dan warga setempat setelah video itu diposting oleh Barellano.
Netizen membantu bapak tersebut membiayai pemakaman putranya, sementara yang lain menyumbang untuk keperluan yang lain.
Akhirnya bapak tersebut mampu memberikan penguburan yang layak bagi putranya. Semua itu berkat bantuan dari netizen dan warga setempat yang membantu bapak miskin yang bekerja sebagai penarik becak di desanya itu.
© Dream
Dream - Meskipun tidak ada yang lebih menyedihkan dibandingkan dengan kehilangan seorang anak, bapak itu merasa senang telah mendapat bantuan tanpa pamrih dari orang yang tidak dia kenal.
Pemakaman bocah malang tersebut berlangsung dengan khidmat dengan ribuan pelayat ikut mengantar jenazahnya ke liang lahat.
Selain pemakaman untuk putranya, bapak tersebut juga mendapat bantuan berupa tambahan armada becak dari orang-orang.
(Sumber: viral4real.com)
© Dream
Dream - Berikut video pilu ayah yang tak membopong jasad anaknya
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya