Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto:Shutterstock.com)
Dream - Sakit hati adalah motif HS nekat membunuh Diperum Nainggolan dan keluarganya yang tinggal di Jalan Bojong Nangka 2, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, pada Senin, 12 November 2018.
Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Wahyu Hadiningrat, mengatakan, emosi HS sudah tidak dapat dikontrol lagi ketika membunuh Diperum.
" Jadi setiap datang, dia sering dihina. Jadi dianggap tidak berguna dan sebagainya," kata Wahyu di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat 16 November 2018.
Selain itu, HS juga mengaku tersinggung dengan perilaku Diperum yang sering merendahkannya. Salah satunya ketika tidur dibangunkan menggunakan kaki.
Pada Senin malam minggu lalu, HS datang ke rumah Diperum Nainggolan sekitar pukul 21.00 WIB. Sebelumnya HS memang diminta datang oleh Diperum untuk mengantar membeli baju natal keesokan harinya.
" Hampir tiap bulan (HS ke rumah Diperum), namanya juga saudara, sepupu. Pas pukul sembilan malam itu datang bercengkrama," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono.
Saat itu, kedua anak Diperum telah tertidur. Pada pukul 23.00 WIB, HS membunuh Diperum Nainggolan yang sudah tertidur dengan menggunakan linggis.
" Jadi dia (pelaku) kan melakukan pembunuhan dengan linggis. Dia kan selain menusuk juga memukul di situ," ujar dia.
Pada saat Diperum dan istrinya telah dibunuh oleh HS, kedua anaknya sempat terbangun. Kedua anak itu bertanya kepada HS apa yang sedang terjadi.
" Anaknya bangun kemudian lihat mama kenapa, 'enggak apa-apa, silakan tidur, enggak ada apa-apa, sakit aja mama'," kata Argo menirukan perkataan HS.
Anak Diperum Nainggolan kemudian kembali ke kamarnya. HS sempat menemani dan membunuhnya dengan cara dicekik.
" Dia menidurkan kemudian mencekik," ucap dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya