Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi. ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi
Dream - Polisi menemukan mobil milik keluarga yang dibunuh di Bekasi, Jawa Barat. Mobil Nissan X-Trail 2.0 CTV warna perak dengan nomor polisi B 1075 UOK tersebut ditemukan di daerah Cikarang.
" Mobil itu di suatu rumah di daerah Cikarang. Suatu rumah kos-kosan di sana," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, dikutip dari Merdeka.com, Kamis 15 November 2018.
Menurut Argo, dengan ditemukannya mobil itu, tim Labfor Mabes Polri dan Inafis Polda Metro Jaya akan menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi mencari barang-barang berharga dan sidik jari para pelaku.
" Misal apa ada HP yang tertinggal, ada darah di sana, apakah ada barang lain yang ada kaitannya. Makanya kita memerlukan dari labfor," ujar dia. Argo menyebut, akan menggunakan penelitian secara ilmiah.
Sebelumnya, Keluarga Gaban Nainggolan ditemukan meninggal di rumahnya Jalan Bojong Nangka 2 RT 002/07 Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi. Gaban bersama sang istri, Maya Ambarita, ditemukan meninggal dalam kondisi mengenaskan.
Selain itu, dua anak pasangan ini, Sarah Nainggolan (9 tahun) dan Arya Nainggolan (7 tahun) juga ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Mereka diduga sebagai korban pembunuhan.
Sumber: Merdeka.com/Ronald
Dream - Pakar Psikologi Forensik Pendidikan dan Latihan Mahkamah Agung, Agung Reza Indra Giri, menduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Pondok Gede, Bekasi, terlibat dendam. Dugaan itu muncul karena korban yang meninggal lebih dari satu orang.
" Karena korbannya lebih dari satu, dan meninggal dunia," ujar Indra, Rabu, 14 November 2018, dikutip dari PojokSatu.id.
Indra menduga, pelaku punya dendam yang besar ke pelaku. Dengan kondisi itu, spekulasi yang muncul, pelaku datang ke rumah korban dengan amarah yang memuncak.
“ Dengan cara menghabisi satu keluarga, ya kita bayangkan bahwa pelaku datang ke sini dengan luapan emosi yang sedemikian dahsyat,” ucap dia.
Selain itu, kata Indra, pelaku menggunakan cara yang berbeda saat membunuh korban. Indra memilahnya menjadi dua kelompok.
" Yaitu korban dewasa dan korban anak-anak," kata dia.
Diperum Nainggolan, ayah, dan Maya Boru Ambarita, ibu, dibunuh dengan cara menggunakan benda tajam. Sementara, dua korban anak-anak, Sarah dan Arya dibunuh dengan sekapan hingga kehabisan nafas.
Meski terlihat sistematis, Indra menduga, pelaku tidak melakukan pembunuhan secara membabi buta. Pelaku, punya kontrol emosi yang kuat.
“ Itu mengindikasikan jika pelaku ada kontrol diri, ada kendali emosi yang cukup baik,” ujar dia.
Saat ini polisi terus berusaha memecahkan misteri pembunuhan satu keluarga ini. Polisi memeriksa 12 saksi yang terdiri dari keluarga korban dan tetangga.
(ism, Sumber: PojokSatu.id)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya