Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Piton (Shutterstock.com)
Dream - Berhati-hatilah saat berada di kegelapan malam. Bawalah alat penerang. Senter atau minimal nyalakan lampu pada ponsel. Sehingga, kamu bisa melihat kondisi sekeliling dan terhindar dari bahaya.
Jangan sampai kejadian mengerikan yang dialami Hamirul Ali, pemuda asal Taman Mulia, Bandar Al-Muktaffi Billah Shah, Dungun, Terengganu, Malaysia, ini menimpamu.
Pemuda 18 tahun ini baru saja dibelit oleh ular piton berukuran besar. Peristiwa nahas itu terjadi di garasi rumah orangtuanya, saat pukul tiga dini hari waktu setempat. Saat suasana gelap.
Peristiwa itu bermula saat Hamirul selesai bertanding futsal. Dia mampir dan menginap di rumah abangnya, yang berdampingan dengan kediaman ayah bundanya. Tapi dia terbangun saat dini hari itu dan pulang.
“ Tiba-tiba tengah malam saya terbangun dan ingin pulang ke rumah. Saya hentikan motor di garasi di samping rumah dan ketika menginjak tanah, ular terus membelit,” kata Hamirul, dikutip dari Astro Awani, Sabtu 10 November 2018.
Semula, Hamirul tak tahu pasti apa yang sedang dia injak. Dia sama sekali tak mengira yang berada di bawah kaki itu adalah hewan melata yang berbahaya tersebut. “ Saya sangka kucing, ternyata ular besar.”
“ Saya letak kaki terus ular belit dan setelah itu membelit paha serta badan,” tambah remaja berusia 18 tahun tersebut.
Setelah sadar yang dipijak adalah ular piton, Hamirul langsung berusaha menarik kakinya. Namun sayang, ular sawah tersebut membelit. Semakin kuat.
Hamirul memang agak jijik dan takut dengan ular. Tapi karena cemas, dia nekat memegang buntut dan badan piton itu. “ Daripada terus membelit,” katanya.
Tak hanya membelit, ular itu juga mengigit kakinya. Karena terus dibekap ketakutan, Hamirul berteriak di pagi buta itu. Jeritan keras membangunkan ayah bundanya.
“ Saya mencoba melepaskan diri tapi tak berhasil dan saya menjerit sekuat tenaga untuk minta pertolongan ayah ibu. Beruntung ayah ibu terbangun dan ayah terus memukul ular,” kata Hamirul.
Setelah bergulat beberapa menit, ular besar itu akhirnya melepaskan belitan.
“ Saya yang terluka karena digigit ular dibawa ke klinik dan menerima delapan jahitan. Saya diperbolehkan balik ke rumah kerana tak ada luka serius,” katanya.
Setelah kejadian itu, Hamirul masih tidak menyangka kejadian mengerikan itu bisa menimpa dirinya. Apalagi sejak kecil dia benar-benar jijik dengan binatang melata itu. Pegang pun dia merasa geli.
“ Apalagi ini ular besar. Sebelum ini memang sudah ada ayam dan kucing hilang dipercayai dimakan ular tapi saya tak pernah bertemu ular di depan mata,” tutur dia.
Sementara itu, tim penolong langsung diterjunkan ke lokasi setelah indiden yang menimpa Hamirul tersebut. Mereka memburu ular yang beratnya sekitar seratus kilogram itu. Ular itu tertangkap, namun dilepaskan lagi ke habitatnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya