Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Innalillahi, Pengantin Pria Meninggal Usai Ijab Kabul

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 9 November 2018 17:00
Innalillahi, Pengantin Pria Meninggal Usai Ijab Kabul
Pria tersebut mengalami sesak napas saat berada di rumah istrinya.

Dream - Kegembiraan prosesi pernikahan di Desa Mallimongeng, Bone, Sulawesi Selatan pada Kamis, 8 November 2018 berubah menjadi kesedihan. Pengantin pria, Uttang, yang seharusnya menikmati masa bahagia meninggal beberapa jam usai ijab kabul

Resepsi yang dijadwalkan berlangsung hari ini di rumah pengantin wanita di Dusun Bakkoe berubah menjadi prosesi pemakaman. Uttang meninggal akibat mengalami sesak napas.

Seorang warga, Riska, menuturkan semua terjadi secara tiba-tiba. Sebelumnya, Uttang sudah tinggal serumah dengan istrinya usai akad nikah.

" Pengantin laki-laki sudah ada di rumah perempuan karena acara Marola," kata Riska, dikutip dari Fajar Online.

 

1 dari 3 halaman

Sehari Sebelum Resepsi

Menurut Riska, tiba-tiba saja Uttang mengalami sesak napas. Keluarga pengantin perempuan sempat melarikannya ke Puskesmas.

" Dibawa ke Puskesmas Kajuara namun tidak sanggup di puskesmas itu dan dirujuk ke RS Sinjai," kata Riska.

Sayangnya, Uttang tidak dapat diselamatkan. Dia meninggal saat menjalani perawatan.

Keluarga kedua pengantin ini memutuskan untuk membatalkan resepsi. Baik yang digelar di rumah pengantin wanita maupun di rumah pengantin pria yang bakal dilaksanakan pada Sabtu besok, 10 November 2018.

Sumber: Fajar Online.

2 dari 3 halaman

Pernikahan Haru Pengantin Muda di Depan Jenazah Ibu

Dream - Andik Witjaksono, warga Jalan Manukan Thohirin, Tandes, Surabaya, Jawa Timur, terpaksa mempercepat pernikahannya dengan Anna Anggraini. Pasangan muda ini segera melangsungkan pernikahan pada Selasa, 6 November 2018. 

Andik dan Anna terpaksa mempercepat pernikahan lantaran ibu dari mempelai mempelai wanita, Sulistyowati, 46 tahun, meninggal beberapa jam sebelumnya.

Prosesi akad nikah juga dilaksanakan di hadapan jenazah Sulistyowati.

Dikutip dari Liputan6.com, Sulistyowati meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan di Jalan Raya Tengger, Kandangan. Bangunan tersebut roboh sekitar pukul 13.30 WIB akibat terpaan angin kencang disertai hujan deras yang melanda Surabaya.

Dia sempat dilarikan ke rumah sakit. Sayangnya, nyawa Sulistyowati tidak tertolong.

 

3 dari 3 halaman

Meninggal Saat Melintas Dekat Lokasi

Menurut penuturan tetangga, Herlambang, Andik dan Anna seharusnya menikah pada Sabtu, 10 November 2018. Hal itu sesuai dengan undangan yang sudah disebar.

" Setelah prosesi pernikahan, jenazah Sulistyowati langsung dikuburkan," ujar Herlambang.

Kanit Reskrim Polsek Benowo, AKP Didik Tri W, mengatakan korban tengah melintas menggunakan sepeda motor matik di dekat lokasi kejadian. Tiba-tiba, bangunan tersebut runtuh dan menimpa korban.

" Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Muji Rahayu, tapi tidak tertolong," kata dia.

(Sah, Sumber: Liputan6.com)

Beri Komentar