Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Syekh Ali Jaber (Foto: Instagram)
Dream - Salah satu ulama besar Indonesia Syekh Ali Jaber telah tutup usia pada Kamis, 14 Januari 2021. Sebelumnya ia sempat dinyatakan terpapar Covid-19 dan menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit rujukan di Jakarta.
Lewat unggaha YouTube Irfan Hakim, asisten Syekh Ali Jaber, Iskandar, mengungkap isi pesan suara terakhir ulama kelahiran Madinah, Arab Saudi, itu. Pesan itu disampaikan sesaat sebelum masuk ke ruang ICU.
" Mohon dialihkan infus, di bagian daripada tangan, diubah di bagian leher, atau dada. Kalau tangan kalau lama-lama takut luka," kata sang ulama dengan suara yang lemah.

Sang ulama lalu mengatakan bahwa virusnya telah menyerang paru-paru. Bersyukur, hal ini bisa diatasi setelah diberi obat.
" Ada obat untuk menambahkan daya tubuh, karena masuk virus, dia sudah melunjak gejala di paru-paru. Yang di kanan lebih besar virusnya, lebih melebar di kanan, terduga ada sedikit di kiri. Untuk sebagian besar di kanan karena masih belum bisa dikontrol," tambah dia.

Selain menyerang paru-paru, darah Syekh Ali Jaber juga mengalami pengentalan karena serangan virus tersebut.
" Tapi ini obat untuk menambah imun semoga bisa dipercepat dan sedikit mengencerkan darah karena darah saya terlalu kental karena virus itu," katanya dengan napas yang terdengar sesak.

Voice note itu pun berakhir. Irfan Hakim, sahabat Syekh Ali Jaber, bersyukur karena Covid-19 sang ulama dapat diatasi sehingga wafat dalam keadaan negatif.
" Tapi bersyukur meninggal dalam kondisi negatif jadi pemakaman bisa secara normal, istilahnya. Memang ini sudah ditakdirkan oleh Allah," ucap Irfan Hakim.
Berikut video berisi pesan terakhir Syekh Ali Jaber sebelum masuk ICU:
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya