Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilusrasi (Foto: Liputan6.com)
Dream – Meskipun angka kasus pasien positif Covid-19 belum sepenuhnya melandai, pemerintah telah mempersiapkan masyarakat untuk menghadapi kebijakan The New Normal atau pola kebiasaan hidup baru.
Pembukaan aktivitas perdagangan juga akan dibuka di daerah zona hijau yang telah dinyatakan bebas virus corona Covid-19..
Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto mengatakan pembukaan aktivitas perdagangan memang akan dilaksanakan di daerah dengan angka reproduksi virus kategori Rt < 1. Mengingat ekonomi rakyat harus segera digerakkan.

Di Indonesia, sekitar 100 lebih daerah zona hijau di 8 provinsi, yakni Aceh, Riau, Kalimantan Utara, Maluku Utara, Jambi, DKI Jakarta, Bali, dan Kepulauan Riau. Jumlah zona hijau ini bisa bertambah bisa juga berkurang, tergantung pola hidup dan kepatuhan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.
Penetapan wilayah zona hijau tersebut telah dievaluasi dan ditetapkan oleh Gugus Tugas Covid-19 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Daerah Setempat. Mendag Agus mengatakan, untuk saat ini daerah yang siap dibuka adalah Semarang, Jawa Tengah, dan sebagian Jawa Barat yang berada di sekitar Jakarta dengan kontribusi ekonomi yang signifikan.
“ Hal itu berdasarkan hasil analisis trend (KSP) dan analisis per kelurahan yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat,” ucap Mendag Agus seperti dilansir dari Liputan6.com.

Jenis aktivitas perdagangan yang bakal dibuka dalam era new normal meliputi pasar rakyat, toko swalayan termasuk minimarket, supermarket, hypermarket, department store, rumah makan, kafe, toko obat farmasi dan alat kesehatan, mall, atau pusat perbelanjaan, restoran di rest area, salon/SPA, dan tempat hiburan atau pariwisata.
Mendag Agus menyebut, pembukaan aktivitas perdagangan itu disesuaikan dengan fasenya. Yaitu pada fase tertentu, pusat perbelanjaan baru bisa dibuka dengan jam operasional dan jumlah pengunjung yang dibatasi secara bergilir setiap tiga jam.
“ Disesuaikan dengan fasenya. Pada fase tertentu misalnya pusat perbelanjaan baru bisa dibuka dengan jam operasional dan jumlah pengunjung yang dibatasi secara bergilir setiap tiga jam,” ucapnya.

Adanya virus corona Covid-19 telah membuat para pelaku usaha gulung tikar. Akibatnya banyak pekerja yang terpaksa dirumahkan sementara, bahkan juga terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK). Langkah tersebut terpaksa diambil oleh pelaku usaha akibat terhentinya proses operasional secara total akibat pandemic Covid-19.
Tentu saja hal itu berakibat pada pemutusan hubungan kerja besar-besaran, menyebabkan pengangguran, dan juga bermuara pada kemiskinan.
Selain itu, Mendag Agus menambahkan, Covid-19 ini sangat berdampak pada unit-unit usaha kecil, salah satunya para pedagang di pasar rakyat. Akibat wabah, jumlah pedagang diperkirakan menurun sebesar 29 persen. Sedangkan omzet rata-rata pedagang menurun sebesar 39 persen.
“ Pemerintah Indonesia telah bekerja keras melakukan tindakan-tindakan untuk melindungi keselamatan rakyat dan ekonomi Indonesia agar keduanya dapat menjadi pemenang dalam melawan virus corona ini,” pungkasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya