BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Marketplace kini memegang peranan penting dalam transaksi belanja. Berkat marketplace, transaksi e-commerce di Indonesia mencatatkan kenaikan mengagumkan dalam lima tahun terakhir.
Tak hanya itu, marketplace menjadi platform perdagangan yang dimanfaatkan para pelaku usaha di Indonesia. Perannya menghubungkan antara penjual dengan pembeli secara online menjadikan marketplace sebagai pilihan tempat berbelanja yang aman dan nyaman.
Dari segi pelaku usaha, semakin banyak yang memanfaatkan marketplace. Ini lantaran marketplace memiliki sejumlah keunggulan seperti tidak perlu lapak dan kemudahan transaksi.
Merujuk data iPrice, pada kuartal II 2021 Tokopedia adalah e-commerce dengan pengunjung web bulanan terbanyak di Indonesia. Total pengunjung Tokopedia mencapai 147.790.000 rata-rata bulanan.
Sedangkan pengunjung Shopee rata-rata 126.996.700 per bulan. Dari jumlah merchant atau penjual di kedua marketplace. sejak 2020 memperlihatkan lonjakan signifikan. Per Desember 2020, terdapat 9,9 juta penjual terdaftar di Tokopedia.
Berdasarkan data Katadata, pada 2014 nilai transaksi perdagangan online Indonesia hanya berada di angka Rp25,1 triliun. Hanya dalam dua tahun, nilai penjualan sudah mencapai angka Rp108,4 triliun.
Sedangkan data terkini menunjukkan Gross Merchandise Value e-commerce Indonesia mencapai Rp573 trilliun, dengan dua pemain yang menguasai pasar Tokopedia (market share 35 persen) dan Shopee (market share 37 persen).
Adanya perubahan perilaku konsumen yang cenderung melakukan pembelian secara online menjadi salah satu pemicu tumbuhnya marketplace. Bahkan korporasi besar dan pemilik merek serta produk besarpun sudah masuk ke ranah platform digital ini.
Untuk memudahkan para pelaku memantau data penjualan di berbagai marketplace, konsultan Marketing dan Komunikasi Insight First Asia meluncurkan InsightBuzz. Ini meurupakan software open-dashboard tools pertama yang memberikan wawasan dan data marketplace seputar penjualan, merek yang terjual, lokasi penjualan, penjualan toko, serta informasi lain yang dibutuhkan pelaku usaha.
Dengan tools ini, pengguna dapat memperoleh data dan insight dari Tokopedia, Shopee, Lazada, JD.id, OLX dan Bukalapak. Juga mengetahui berapa harga yang ditawarkan dan penjualan pesaing, toko dengan penjualan terbanyak, area banyak menjual serta informasi lainnya yang dapat ditarik secara real time.
Data-data tersebut dapat menjadikan para pemilik usaha dan merek lebih mampu bersaing di pasar online. Juga tetap terdepan dalam persaingan.
Dengan InsightBuzz, penjual dapat mengetahui potensi penjualan, potensi kerjasama dengan merchant-merchant besar di marketplace, memonitor penjualan produk sendiri, penjualan produk pesaing. Tak hanya itu, strategi penjualan ke depannya baik di e-commerce maupun di marketplace, dapat mengungkap berbagai jenis pelanggaran potensial yang bisa memengaruhi merek, termasuk pemalsuan, pelanggaran merek dagang atau pelanggaran hak cipta, paten, maupun hak desain.
Terdapat tiga hal yang menjadi keunggulan InsightBuzz. Pertama, dasbor dibuat khusus dan unik disesuaikan dengan kebutuhan bisnis masing-masing pelaku usaha. Sehingga memberikan insight yang tajam, cepat dan akurat.
Keunggulan kedua, data disajikan berbasis web real time. Data muncul sudah berupa insight, real time, dapat ditarik kapan saja melalui PC atau ponsel serta dapat diunduh untuk keperluan laporan atau presentasi
Sedangkan keunggukan ketiga, data yang terjadi bersifat komprehensif dan detail. Menyajikan data penjualan yang dibutuhkan divisi sales, marketing hingga pemimpin perusahaan, sampai ke merek pesaing, varian produk, lokasi toko, penjualan harian, dan tautan ke toko-toko yang menjual produk tersebut.
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
