Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream -Bagi para istri, izin suami sangat penting. Karena suami merupakan imam bagi mereka.
Setiap istri diharuskan mendapat izin suami setiap kali beraktivitas. Termasuk pula ketika hendak bepergian maupun bekerja.
Ramai di media sosial, istri disebut juga harus mendapat izin suami dalam urusan ranjang, misalnya tidur dengan memakai celana dalam.
Jika celana dalam itu dipakai tanpa seizin suami maka hukumnya makruh, begitu bunyi unggahan di media sosial itu. Alasannya, membuat suami kesulitan jika ingin berhubungan intim. Benarkah demikian?
Pengurus Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, KH Abu Sofyan, menjelaskan, seorang istri memang harus mendapat izin dari suaminya dalam hal apapun. Tidak hanya soal pakai celana dalam ketika tidur namun hingga melaksanakan puasa sunah.
" Iya, benar. Puasa sunah seorang istri harus ada izin suami apalagi pakai katok (celana dalam) harus ada izin suami pula," ujar Kiai Abu Sofyan.
Kiai Abu Sofyan pun menjelaskan izin suami menjadi kunci surga bagi para istri. Sehingga, istri sudah sepatutnya taat pada suami.
" Istri salihah itu ciri-cirinya, pertama taat pada suami, jika dipandang menyenangkan, saat suami tidak ditempat (istri) dapat menjaga diri dan jika diperintah harus menaati," kata dia.
Dia pun menyatakan jika istri nekat memakai celana dalam saat tidur tanpa izin suami, maka hukumnya makruh. Artinya, bisa dilakukan tapi jauh lebih baik jika tidak dijalankan.
Jika dijalankan maka tidak mendapatkan dosa. Sementara jika ditinggalkan justru mendapatkan pahala.
Sumber: Jatim Times
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya