Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Twitter Azman Air)
Dream - Kerja keras tidak akan membohongi hasil. Begitulah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan kesuksesan yang diraih Mohammed Abubakar.
Abubakar diketahui pernah bekerja sebagai office boy (OB) di sebuah maskapai penerbangan asal Nigeria bernama Azman Air. Dalam unggahan Twitter Azman Air, Abubakar diketahui sudah bekerja sebagai OB di perusahaan tersebut selama 24 tahun.
Selama bekerja sebagai OB, Abubakar hanya mendapat upah 200 Naira atau Rp7.600 selama satu hari. Meski mendapat upah sangat kecil, Abubakar tetap menjalani hidup tanpa mengeluh.
" Banyak yang percaya bahwa saya tidak akan menerima pekerjaan itu karena sedikitnya uang yang terlibat. Saya kemudian dipekerjakan sebagai staf darat di maskapai," ujar Abubakar dikutip dari worldofbuzz.com.
Selama 24 tahun bekerja sebagai OB, Abubakar juga sempat diperbantukan melakukan pekerjaan di luar bidangnya.
Karena dedikasinya yang tinggi, Abubakar kemudian diangkat menjadi pramugara sebagai awak kabin di Aero Corporations.
Selama bekerja, Abubakar terus menabung agar bisa mendaftar sekolah pilot. Akhirnya, ia mendapat lisensi pilotnya yang diberikan perusahaan Kanada.
Dengan memiliki lisensi tersebut, Abubakar akhirnya diangkat sebagai pilot di Azman Air, sebuah pesawat komersil asal Nigeria. (mut)
(Sumber: worldofbuzz.com)
Dream - Mimpi membangun sebuah bisnis seringkali pupus ketika harus memikirkan urusan modal. Mereka yang patah semangat akan langsung mengubur impian menjadi seorang pengusaha.
Beruntung banyak orang bermental baja di Indonesia. Tak menyerah dengan kondisi yang sering dianggap sebagai tantangan oleh kebanyakan orang.
Tekad inilah yang ditunjukan Nusfia Zulfa. Wanita asal Banten adalah pemilik Timoha Meida Wisata. Kala masih menjadi guru honorer di suatu pondok pesantren di Lebak, Banten, mimpinya sangat tinggi.
Kisah inspiratif inilah yang diceritakan Nusfia saat berbincang dengan jurnalis Dream di acara Talk Show Dream Day 2019 bertema The Marvelous You. Pada acara bincang-bincang bersama Umroh.com, turut menghadirkan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU), Timoha Meida Wisata.
Timoha Meida Wisata bekerja sama dengan Umroh.com akan memberangkatkan juara pertama Dream Inspiring Women 2019 untuk pergi berangkat Umroh ke Tanah Suci.
" Saya 10 tahun jadi guru, tapi saya punya mimpi keliling dunia," ujar Nusfia.
Untuk mengubah nasib, Nusfia memutuskan pergi ke Jakarta. Di Ibu Kota, dia kemudian kuliah dan bekerja di sebuah agen travel.
Sekitar 2011, dia bertemu dengan seseorang yang bercerita memiliki keinginannya untuk pergi umroh. Nusfia kemudian mengarahkan orang tersebut ke biro travel umroh yang terpercaya.
" Saya kemudian keep contact, menjaga silaturahmi dan awalnya dari satu jemaah," ucap dia.
Karena memiliki bekal bekerja di agen travel dan kepercayaan klien, Nusfia memberanikan diri untuk membuat biro travel sendiri pada 2012. Usahanya diberi nama Timoha Meida Wisata.
" Efek silaturahmi menjaga hubungan baik, itu orang trust ke kota. Dari situ kalau orang-orang promoin tuh gampang," kata dia.
Di tahun pertama Timoha Meida Wisata, Nusfia mengaku hanya bisa memberangkatkan puluhan jemaah. Bandingkan dengan kondisinya saat ini, atau tujuh tahun sejak agen travel itu berdiri.
" Untuk 2019 sekarang per tahunnya 18 ribu (jemaah)," ujar dia.
Nusfia berpesan, ketika memulai suatu usaha atau keinginan, harus dibarengi dengan niat dan kepercayaan kepada Allah SWT. " Yang paling penting sih believe kita ke Allah," kata dia.
Selain itu, keinginannya mendirikan biro travel karena memiliki cita-cita keliling dunia.
" Alhamdulillah saya pernah dapat umroh gratis juga dari dermawan, saya waktu itu berdoa supaya bisa balik lagi (umroh) dan bisa keliling dunia," kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya