Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kisah Viral (Foto: Instagram/suarasemangat)
Dream – Pria ini bagikan kisahnya saat mengalami koma setelah menjadi perokok berat. Hal itu menjadi pengalaman berharga bagi dirinya untuk menjalani hidup yang lebih baik.
Setelah berhasil melewati masa kritis dari komanya, ia pun memutuskan untuk berhenti merokok. Tak hanya itu, ia juga mulai memperbaiki gaya hidupnya.
Bagaimana kisah selengkapnya? Simak ulasannya berikut ini.

Video yang dibagikan akun Instagram @suarasemangat menampilkan kisah seorang pria mantan perokok berat. Tak hanya merokok, ia juga kerap menghabiskan waktu dimalam hari dengan begadang.
" Dulu saya perokok, bisa dikategorikan perokok berat. Dan juga suka begadang tak jelas keluyuran malam dan pulang pagi," tulisnya dalam video.
Ia juga sudah sering dinasehati oleh orangtuanya. Namun, kebiasaan buruk tersebut tak pernah ia tinggalkan. Ia justru semakin sering merokok dan begadang.
" Tak mau dengar nasihat orangtua dan bila pulang pagi pasti dimarahin tapi tak ada arti bila dinasehati," sambungnya.

Akibat kebiasaan buruknya itu, ia pun merasakan sakit yang luar biasa dibagian dada. Ia pun segera dilarikan ke rumah sakit.
" Di awal saya kena penyakit, saya memang tak bisa berkata-kata lagi. Saat itu saya merasakan sakit sesakit mungkin di dada sampai saya masuk rumah sakit untuk ditangani lebih lanjut," lanjutnya.

Setelah menjalani pemeriksaan, dokter mengatakan jika kondisi paru-parunya tak lagi normal. Ia pun disarankan untuk melakukan operasi besar untuk mengeluarkan cairan di dalam paru-parunya.
" Tak sampai satu hari jam 12 tepat pada hari Jumat, dokter memutuskan untuk operasi dikarenakan banyak cairan di paru-paru menyebabkan saya sesak dan susah bernapas. Saat itu saya dimasukkan selang untuk menyedotkan suatu cairan pada paru-paru saya," ungkapnya lebih lanjut.
Setelah operasi selesai dilaksanakan, kondisinya justru semakin melemah. Ia mengalami koma selama dua hari. Pihak keluarganya pun sudah pasrah dan hanya berdoa yang terbaik untuk kesembuhan dirinya.
" Setelah saya operasi, keesokan harinya saya drop dan ho rendah maka saya diputuskan ke ICU untuk ditangani lebih serius. Saya koma dan kritis selama 2 hari, keluarga hanya bisa pasrah dan berdoa sama Allah," ungkapnya

Rupanya ia berhasil melewati masa-masa kritis tersebut. Setelah terbangun dari koma, ia pun memutuskan untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik.
Ia pun mulai mengubah gaya hidupnya menjadi lebih sehat dengan berolahraga dan tidak lagi merokok.
" Allah ngasih kesempatan buat hidup dan Alhamdulillah saya sembuh. Cairan pun Insha Allah tidak ada lagi di paru-paru. Selepas itu, saya menjalani seperti biasa," tutupnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya