Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pemandu Wisata (sumber: Http://www.asiaone.com/)
Dream - Apa jadinya jika harta bernilai Rp 354,45 miliar diwariskan kepada orang yang baru dikenal, orang di luar keluarga? Jalur hukum bagi sebagian orang jadi jalan keluarnya.
Peristiwa langka ini terjadi di Singapura. Seorang janda 87 tahun meninggalkan warisan senilai US$ 30 juta dalam bentuk rumah dan semua isinya, kepada seorang pemandu wisata yang ditemuinya di Cina pada 2008.
Tak terima dengan keputusan itu, sang keponakan mengklaim kepemilikan aset itu melalui jalur hukum.
Mengutip laporan Asiaone seperti dikutip Emirate247, Kamis, 11 September 2014, sang nenek berpesan dalam surat wasiatnya untuk mewariskan rumah dan isinya, termasuk lukisan dan koleksi seni, kepada pemandu wisata berusia 40 tahun.
Selama ini, wanita tua itu memang tinggal bersama temannya dan telah menyewa pemandu wisata 40 tahun itu sebagai pemandu pribadinya, saat melakukan perjalanan wisata ke Cina.
Si keponakan telah meminta istri dan anak-anak pemandu wisata yang sudah tinggal di rumah warisan itu sejak tahun lalu untuk angkat kaki. Disebutkan, penerima warisan ini telah pindah ke rumah pada tahun 2009 dan diduga mengambil keuntungan dari perasaan iba wanita tua itu, kata sang keponakan.
Dia mengklaim bahwa bibinya didiagnosis dengan demensia tahun lalu. Namun, istri pemandu wisata mengklaim, ia yang selama ini mengurus kebutuhan janda tua itu.
Dalam surat wasiatnya, janda tua itu juga ingin menyumbangkan sejumlah uang untuk amal atas nama mendiang suaminya. Wanita tua itu meninggal pada tahun 2007 dan tidak memiliki anak. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya