Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto:setkab.go.id
Dream - Johan Budi mundur dari jabatannya sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi. Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu mengaku sudah pamit kepada Presiden Joko Widodo.
" Saya sudah pamit ke Presiden 11 September, pamit ke Presiden secara lisan," ujar Johan Budi, dikutip dari Liputan6.com, Jumat 13 September 2019.
Johan Budi mundur dari jabatan Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi karena terpilih sebagai anggota DPR RI, periode 2019-2024. Tak hanya kepada Jokowi, Johan Budi juga mengirimkan pesan pamit ke grup WhatsApp wartawan Istana.
" Dengan ditetapkanya saya sebagai anggota dpr periode 2019-2024 maka berakhir pula tugas saya sebagai Staf Khusus Presiden. Ijin pamit kepada teman-teman yang sangat luar biasa. Mohon maaf jika selama saya bertugas sebagai staf khusus presiden ada salah kata dan tindakan. Sekaligus ucapan terima kasih atas kerjasamanya selama ini. Mari kita dukung dan support penuh kepemimpinan bapak Presiden Jokowi dalam melaksanakan tugas ke depan," tulis Johan.
(Sumber: Liputan6.com/Lizsa Egeham)
Dream - Presiden Joko Widodo resmi menunjuk mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi SP, sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi. Presiden yang karib disapa Jokowi ini berharap Johan Budi bisa menyampaikan program-program pemerintah kepada masyarakat.
“ Saya senang semakin banyak orang-orang baik di lingkungan istana yang membantu saya,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa 12 Januari 2015.
Menurut Jokowi, sosok Johan Budi bisa mengemban tugas sebagai Juru Bicara. Sebab, selama ini Johan Budi sudah berpengalaman sebagai Juru Bicara di KPK. “ Dan saya harapkan bisa membantu saya dalam mengomunikasikan program-program pemerintah, program presiden,” tambah dia.
Jokowi mengatakan, sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, nantinya Johan Budi akan mengoordinir humas-humas yang ada di kementerian agar menjadi satu dan solid.
Sementara, Johan Budi mengatakan, pengalaman 12 tahun menjadi wartawan dan 10 tahun menjadi Juru Bicara di KPK berguna untuk pemerintahan sekarang.
“ Salah satu tugas saya adalah mengomunikasikan apa yang menjadi kegiatan Bapak Presiden dan tadi juga disinggung mengenai program-program pemerintah,” tutur Johan.
(Sumber: setkab.go.id)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya