Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Presiden Jokowi Vaksin Booster Indovac (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan vaksinasi booster Covid-19 dosis keempat menggunakan Indovac, vaksin buatan Indonesia.
Kepala Negara mengungkap pentingnya melakukan booster agar seseorang terjaga imunitasnya dan dapat memutus penularan Covid-19.
" Kemudian vaksin yang dipakai pada pagi hari ini yaitu vaksin Indovac, produk 100 persen dalam negeri," katanya di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis, 24 November 2022.
Jokowi mengajak seluruh masyarakat Indonesia melakukan vaksinasi booster. Tak terkecuali bagi lansia yang rentan terpapar Covid-19.
" Saya ajak seluruh masyarakat, utamanya tenaga kesehatan, utamanya lansia, dan juga orang-orang yang interaksinya tinggi antar masyarakat," ujarnya.
Jokowi menyebut, sampai hari ini ada 205 juga dosis pertama yang telah disuntikkan kepada masyarakat. Sedangkan, dosis kedua sudah 172 juta.
" Dan untuk vaksin booster untuk yang pertama telah disuntikkan 66 juta dosis dan booster kedua memang masih kecil sekali 730 ribu dosis vaksin," tutupnya.
Sebagai informasi, Indovac merupakan vaksin yang dikembangkan oleh PT Bio Farma dengan Baylor College of Medicine. Vaksin ini sudah mendapatkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Sumber: Merdeka.com
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi meluncurkan vaksin Covid-19 buatan Indonesia bernama IndoVac pada Kamis, 13 Oktober 2022. Vaksin ini diproduksi oleh BUMN melalui PT Bio Farma.
" Dengan mengucap bismillah, pada pagi hari ini saya luncurkan vaksin IndoVac produksi PT Bio Farma Bandung," kata Jokowi di Bandung, Jawa Barat.
Peluncuran ini sekaligus menandai bahwa vaksin IndoVac mulai digunakan dalam vaksinasi nasional. Jokowi juga memuji kerja keras PT Bio Farma yang mampu memproduksi vaksin yang Covid-19 tanpa `banyak bersuara`.
" Ini memakan waktu IndoVac dari awal sampai sekarang 1,5 tahun juga diam, enggak pernah bersuara, tahu-tahu jadi IndoVac," ucapnya.
Tahun ini PT Bio Farma memproduksi 20 juta dosis vaksin IndoVac. Pada tahun depan, ditargetkan produksi vaksin IndoVac naik menjadi 40 juta dosis.
Jokowi memastikan bila kebutuhan vaksinasi meningkat, PT Bio Farma bisa memproduksi vaksin IndoVac hingga 120 juta dosis per tahun.
" Jadi pak menteri BUMN, pak Menkes, dorong terus Bio Farma sehingga nanti akan betul-betul menghasilkan sebuah revenue yang semakin besar bagi negara dan kita memiliki kemandirian berdikari betul dalam urusan vaksin," ujar Jokowi.
Jokowi menyebut, PT Bio Farma masuk dalam daftar lima besar produsen vaksin di dunia. Dalam rekam jejaknya, Bio Farma sudah berhasil memproduksi banyak vaksin. Mulai dari vaksin Polio, Difteri, Influenza, Meningitis, hingga Campak.
" Untuk vaksin Polio saja, Bio Farma ini menguasai 70 persen dari pangsa pasar dunia, 70 persen. Mensuplai vaksin Polio ke seluruh negara, ini kan luar biasa," kata Jokowi.
Dalam setahun, perusahaan farmasi pelat merah itu mampu memproduksi hingga 3 miliar dosis vaksin. Mantan Wali Kota Surakarta ini melaporkan Bio Farma sudah mengekspor vaksin ke 153 negara di dunia.
Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?