Jumlah Nakes Resign Meningkat, Singapura Tawarkan Rp125 Juta Bagi Perekrut

Reporter : Alfi Salima Puteri
Sabtu, 27 November 2021 18:23
Jumlah Nakes Resign Meningkat, Singapura Tawarkan Rp125 Juta Bagi Perekrut
Banyak tenaga kesehatan (nakes) di Singapura mengundurkan diri (resign) selama pandemi Covid-19 karena tingginya tekanan.

Dream - Banyak tenaga kesehatan (nakes) di Singapura mengundurkan diri (resign) selama pandemi Covid-19 karena tingginya tekanan.

Sebuah rumah sakit swasta di Singapura sampai berani membayar sejumlah biaya bagi orang yang berhasil merekrut perawat.

Rumah sakit tersebut menawarkan jumlah bayaran fantastis hingga USD12 ribu atau sekitar Rp125 juta bagi staf yang berhasil merekrut perawat berpengalaman.

1 dari 2 halaman

Sedangkan untuk perawat lulusan baru, akan dihargai sebesar USD3,6 ribu atau sekitar Rp37 juta untuk orang yang berhasil merekrutnya.

Rupanya untuk pertama kalinya dalam 2 dekade, Singapura mengalami penurunan jumlah perawat. Tahun lalu jumlahnya mencapai 42.096 perawat dan sepertiga dari mereka adalah orang asing.

Dilansir dari World of Buzz, Singapura telah melaporkan 2.079 kasus Covid-19 terbaru pada Rabu, 24 November 2021. Sehingga ada lebih banyak pasien daripada tenaga kesehatannya.

Menteri Senior Negara untuk Kesehatan, Janil Puthucheary mengatakan kepada Parlemen bahwa sekitar 1.500 tenaga kesehatan telah mengundurkan diri pada semester pertama tahun 2021.

“ Tenaga kesehatan asing juga telah mengundurkan diri dalam jumlah yang lebih banyak, karena mereka tidak bisa kembali ke negaranya,” kata Janil.

2 dari 2 halaman

Selain tawarkan sejumlah uang untuk perekrut tenaga kesehatan, Kementerian Kesehatan Singapura juga melakukan tiga hal.

Pertama, merekrut asisten perawat dasar untuk mengambil alih aspek yang lebih mendasar dari perawatan pasien.

Kementrian juga merekrut duta perawat untuk menangani pekerjaan non-klinis.

Selain itu, mereka juga menawarkan pendaftaran sementara untuk perawat asing terlatih untuk menambah tenaga kerja lokal.

Beri Komentar