Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kakak Beradik Asal Malaysia Ini Diberi Nama Unik (New Straits Times)
Dream - Dua bocah kakak beradik asal Sungai Petani, Kedah, Malaysia, tengah jadi perbincangan netizen. Ini karena nama mereka yang unik.
Sang ayah, Abi Amin Mahayadin, mengatakan kakeknya sangat ingin memberi nama kedua anaknya. Akhirnya, Mahayadin dan istrinya mengizinkan sang kakek menamai cicitnya.
" Kakek saya sangat ingin memberi nama hebat untuk cicit-cicitnya. Untuk memberikan penghormatan, kami mengabulkan keinginannya," kata Mahayadin, dikutip dari New Straits Times.
Bagi dia, nama yang diberikan sang kakek tentu punya makna tersendiri. Tetapi, dia tidak pernah menyangka nama yang diberikan kepada putra-putrinya cukup unik.
Sang kakek menamai anak pertama Mahayadin berusia 6 tahun dengan Muhammad Dhury Yan, terdengar mirip durian. Sedangkan anak keduanya berusia 1 tahun mendapat nama Nur Rambutt'an, mirip rambutan.
Banyak orang mengira nama itu diberikan sang kakek buyut karena sangat suka durian dan rambutan.
Tapi Mahayadin menegaskan pemberian nama pada kedua anaknya tidak ada hubungannya dengan kegemaran sang kakek.
" Kami yakin ada makna di balik nama tersebut jika dieja secara berbeda," kata dia.
Foto dua bocah ini memegang kartu identitas anak tersebar di media sosial. Tentu saja, keluarga ini jadi korban bully netizen.
" Kami terkejut ketika mengetahui foto itu tersebar di WhatsApp dan Facebook," ucap dia.

Meski begitu, Mahayadin mengaku tidak marah. Dia dan keluarganya hanya sedikit kecewa dengan komentar miring dari netizen.
" Kami harap masyarakat tidak menghakimi kami, sebaliknya, menghormati keputusan kami," ucap dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya