Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Karyawan Toko Tuduh Bocah Tendang Patung Lala Teletubbies Senilai Rp100 Juta
Dream - Membawa anak kecil jalan-jalan di mal sudah jadi kebiasaan para orangtua yang tinggal di daerah perkotaan.
Namun para orangtua sebaiknya mengawasi anak-anaknya agar tidak terjadi hal tak diinginkan seperti yang terjadi di Hong Kong berikut ini.
Baru-baru ini insiden seorang bocah memecahkan patung Lala Teletubbies jadi perdebatan hingga viral di media sosial.

Peristiwa pada Minggu, 22 Mei 2022 itu terjadi di sebuah mal di Langham Place, Mong Kok, Hongkong.
Dalam foto yang dibagikan akun Facebook Charles Zen Room memperlihatkan seorang bocah menunduk menatap patung Lala yang telah hancur.

Patung setinggi 1,8 meter tersebut didesain oleh KK Plus, sebuah toko mainan di Hong Kong. Patung Lala berwarna emas itu ditaksir senilai lebih dari HK$52 ribu atau setara Rp100 juta.
Selain anak kecil itu, terlihat pula seorang karyawan menunjuk boneka yang pecah berkeping-keping. Di sampingnya terlihat seorang wanita yang diduga ibu dari anak tersebut.
Tidak jauh dari mereka tampak seorang pria dan anak kecil lainnya, yang diduga adalah ayah dari bocah itu dan adiknya.
Sementara itu, dilansir dari Hong Kong Free Press, ayah bocah itu yang bernama Cheng mengaku tengah menelepon ketika dia mendengar suara barang pecah yang keras.
Saat kembali, dia melihat anaknya sudah berdiri di samping boneka Lala Teletubbies yang sudah pecah berkeping-keping di lantai.
" Putra saya tidak bergerak. Dia menatap ke bawah, melihat mainan itu," kata Cheng.
Berdasarkan penuturan dari karyawan toko KK Plus, si anak menendang boneka Lala tersebut sebanyak dua kali hingga jatuh.
Manajer toko kemudian meminta ganti rugi kepada orangtua anak itu. Mereka minta setengah dari harga boneka raksasa itu.

Tidak ada pilihan lain, orangtua bocah tersebut setuju untuk membayar HK$33 ribu dolar atau setara Rp60 juta. Mereka berpikir insiden tersebut akibat kesalahan anak mereka.
Namun beberapa waktu kemudian ayah bocah itu menerima banyak cuplikan rekaman CCTV yang menunjukkan fakta sebenarnya.

Tampak bocah laki-laki itu mundur ke belakang untuk menghindari kerumunan di mal. Dia kemudian bersandar di boneka raksasa tersebut dan tanpa sengaja membuatnya terjatuh.

Video itu pun menuai perdebatan di kalangan netizen tentang apakah orangtua anak itu perlu membayar ganti rugi atau tidak.
Masalahnya, si anak tidak tahu kalau boneka raksasa itu tidak dipasang secara permanen hingga jatuh saat dipakai buat bersandar.
Namun sebagian besar netizen menyalahkan pihak toko yang menempatkan pajangan di lokasi yang rawan hingga menimbulkan insiden tersebut.
Apalagi karyawan toko sempat berbohong kepada orangtua bocah itu yang mengatakan boneka itu jatuh akibat ditendang.
Setelah foto dan video serta kejadian itu viral, pihak toko akhirnya merilis pernyataan resmi. Mereka meminta maaf dan mengembalikan uang ganti rugi yang sudah dibayarkan.
Sumber: Brilio.net
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam