Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bayi Perempuan Dengan Berat 660 Gram (shanghaiist.com)
Dream - Bayi prematur terkecil di Tiongkok berhasil dikeluarkan dari perut ibunya. Sang ibu mengalami plasenta previa atau tertutupnya serviks oleh plasenta atau ari-ari.
Plasenta previa merupakan kondisi di mana plasenta sebagian atau seluruhnya menutupi serviks, sehingga bayi tidak bisa lahir secara normal.
Bayi perempuan dengan berat 660 gram dan panjang 28 centimeter itu lahir di Chongqing dalam masa kehamilan baru 23 minggu. Untungnya, bayi yang dijuluki bayi sumpit itu mampu melewati minggu pertama masa kritisnya, Xinhua.net.
Sebelumnya, ibu bayi yang berusia 24 tahun diberitahu dokter bahwa dia harus mempercepat kelahiran bayinya karena mengalami plasenta previa.
Dokter mengatakan orang tua calon bayi harus siap mental karena anaknya yang dipastikan lahir prematur itu memiliki peluang hidup sangat kecil.
Namun selama operasi, bayi itu ternyata bisa bertahan. Sewaktu lahir, kepala bayi terlihat sebesar bola tenis dan tubuhnya kecil dan memanjang seperti sumpit. Itulah mengapa bayi tersebut dijuluki 'bayi sumpit'.
Saat ini bayi berusia 6 hari. Dokter memperkirakan dia bisa melewati masa-masa kritis dalam dua minggu meski masih mengalami komplikasi.
(Ism, Sumber: shanghaiist.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya