Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Dream - Setiap tanggal 22 Desember selalu diperingati sebagai 'Hari Ibu'. Bukan tanpa alasan penetapan tanggal yang menunjukkan peringatan sebagai Hari Ibu.
Kenapa bukan Hari Orang Tua. Apakah sosok seorang Ibu (wanita) lebih mulia dibandingkan sosok Bapak (laki-laki)?
Peringatan hari ibu tentunya bertujuan tidak sekedar seremonial saja, atau hanya sekedar hura-hura/ramai-ramai yang tidak substansial, tetapi itu harus dimaknai dengan sungguh-sungguhm yang dapat menggugah.
Tak lupa, juga mengingatkan kita semua betapa mulia sebutan dan kedudukan seorang “ Ibu” dalam kehidupan umat manusia, yang tentunya hal itu bukan berarti mengabaikan peran “ Bapak” .
Kemuliaan seorang ibu bahkan pernah menjadi suatu legenda yang sangat terkenal dari daerah Sumatera Barat. Yang menjadi cerita menarik penuh pesan yang baik bagi anak-anak dalam menghormati orang tuannya, yang dikenal “ Legenda Malin Kundang”.
Di masa Rasulululloh SAW juga terdapat kisah seorang sahabat yang namanya Alqomah. Beliau rajin sholat, rajin puasa dan banyak bersedekah, kemudian sakit keras yang mengalami kesusahan menjelang meninggalnya.
Ketika para sahabat lainnya yang mengunjunginya dan mentalqin dengan kalimah Laa Ilaha Illallah pada saat naza’, beliau tidak bisa mengucapkannya, setelah dicari penyebabnya ternyata Ibu Al-qomah pernah marah kepadanya, karena ibunya merasa tersinggung tidak dipedulikan oleh Al-qomah, yang menurut ibunya Alqomah lebih mendahulukan istrinya daripada ibunya.
Kemudian Rasululloh SAW meminta ibunya untuk memaaafkan Al-qomah, agar kematiannya mudah, tetapi sang Ibu tidak mau memaafkan. Karena sang ibu tidak mau memaafkan anaknya, maka Rasululloh SAW mengancam akan membakar Al-Qomah untuk mempercepat kematian dan menghilangkan penderitaannya.
Terlepas dari kisah-kisah tersebut di atas, terdapat beberapa ayat Al-qur’an dan Al-hadits lebih ditekankan lagi terhadap orang tua perempuan atau Ibu, sebagaimana dalam hadits berikut ini:
Dari Abu Hurairah r.a, Rasululloh saw bersabda, “ Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548)
Mengapa Rasululloh SAW memerintahkan untuk menghormati seorang “ Ibu” dalam tiga kali dari seorang “ Ayah”?
Apabila kita coba cermati secara seksama, maka akan kita temukan beberapa alasan yang mendasarinya, yang mana alasan itu juga disebutkan dalam ayat Al-qur’an maupun Al-hadits. Baca selengkapnya di sini ... (Ism)
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan